Wamendag Ajak Pelaku Usaha Manfaatkan IUAE- CEPA

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengajak para pelaku usaha, untuk memanfaatkan Perundingan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif antara Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Persatuan Emirat Arab (Indonesia-United Arab Emirates Comprehensive Economic Partnership Agreement/IUAE- CEPA) secara optimal.

Wamendag mengatakan, “Dengan cakupan yang komprehensif dan tingkat liberalisasi yang lebih tinggi, IUAE-CEPA akan hadir sebagai peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan dan investasi kedua negara,” melalui siaran pers yang diterima pada Minggu (31/7/2022).

IUAE-CEPA hadir sebagai peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi, perdagangan, dan investasi kedua negara.

Wamendag Jerry mengungkapkan, IUAE-CEPA yang telah ditandatangani pada 1 Juli 2022 lalu, ditargetkan dapat diimplementasikan pada 1 Januari 2023. IUAE-CEPA menyediakan kerangka kelembagaan yang komprehensif bagi kerja sama bilateral yang mencakup berbagai sektor, seperti perdagangan barang, jasa, investasi, ekonomi Islam, dan kerja sama ekonomi, termasuk UKM.

“IUAE-CEPA dapat memberikan banyak manfaat, antara lain meningkatkan kinerja makroekonomi Indonesia, meningkatkan akses pasar dan ekspor produk barang dan jasa Indonesia, serta menciptakan iklim bisnis yang kondusif, yang akan mendorong investasi dan partisipasi Indonesia dalam rantai pasok global (global value chain),” jelas Wamendag, dikutip dari Infopublik.

Lanjut Wamendag, IUAE-CEPA juga dapat memberikan kepastian dan keseragaman aturan perdagangan bagi pihak yang terlibat, meningkatkan kinerja ekspor dan kualitas sektor jasa nasional, menyerap tenaga kerja, dan meningkatkan peran usaha kecil, mikro, dan menengah (UMKM).

“Hampir sekitar tujuh ribu produk Indonesia itu akan menikmati penghapusan tarif (0  persen) ke pasar PEA. Ini merupakan salah satu bentuk kemudahan dan efisiensi bagi para pelaku usaha untuk ekspor ke PEA. Hasil ini harus diketahui publik,” imbuh Wamendag.

Wamendag berharap proses ratifikasi IUAE-CEPA dapat segera diselesaikan. Secara paralel, saat ini Kementerian Perdagangan sedang membentuk Panitia Antar Kementerian (PAK) untuk penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU).

BACA JUGA  Pertamina Dorong UMKM Binaan Daftarkan Diri di INACRAFT 2022

“Kami atas nama pemerintah mengharapkan dukungan dan kerja sama dari Bapak dan Ibu Anggota Komisi VI DPR RI untuk mempercepat penyelesaian pengesahan IUAE-CEPA. Sehingga, perjanjian tersebut dapat diimplementasikan sesuai target yang telah ditetapkan, serta dapat dimanfaatkan seluruh lapisan masyarakat, terutama UMKM,” tutur Wamendag.

Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Djatmiko Bris Witjaksono menyampaikan, Persatuan Emirat Arab (PEA) merupakan mitra penting bagi Indonesia. Selain karena hubungan dua kepala dua negara yang sangat dekat, PEA memiliki struktur ekonomi dan peran yang penting di kawasan.

“Posisi PEA sangat penting di kawasan Timur Tengah karena negara ini sangat aktif berdagang. PEA sebagai hub perdagangan internasional dapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang akses pasar produk Indonesia di Kawasan Timur Tengah, Asia Tengah, Afrika, Eropa, bahkan Amerika Latin. Ini adalah potensi yang bisa kita manfaatkan,” kata Djatmiko.

Anggota Komisi VI Hendrik Lewerissa mengapresiasi Kementerian Perdagangan dalam menyelenggarakan kegiatan sosialisasi IUEA-CEPA kali ini. “Bagi kami ini penting, masyarakat perlu tahu perjanjian apa saja yang sudah diratifikasi. Kami berharap tidak hanya di Tangerang saja, tapi juga bisa dilaksanakan di daerah lain di Indonesia,” ucap Hendrik.

Hendrik juga menyampaikan, Komisi VI DPR RI yang selama ini telah berperan aktif, akan terus mendorong penyelesaian ratifikasi IUAE-CEPA. Sehingga, dapat segera disahkan dan diimplementasikan, serta dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Tangerang Suli Rosadi berharap kegiatan sosialisasi yang dilakukan Kementerian Perdagangan dapat meningkatkan peran pelaku usaha untuk lebih membangun ekonomi di Kota Tangerang.

Sekilas Perdagangan Indonesia – Persatuan Emirat Arab

Total perdagangan Indonesia–PEA pada 2021 mencapai USD4,0 miliar atau meningkat 37,88 persen dibandingkan 2020 yang sebesar USD2,9 miliar. Meskipun sempat mengalami penuruan pada 2019-2020, namun masih di tengah pandemi COVID-19, nilai perdagangan bilateral kembali mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

BACA JUGA  Menteri BUMN Akan Tingkatkan Level UMKM

Pada tahun 2021, ekspor Indonesia ke PEA tercatat sebesar USD1,9 miliar atau meningkat 52,15 persen dibandingkan ekspor tahun 2020 yang sebesar USD1,2 miliar. Komoditas ekspor utama Indonesia ke PEA yaitu barang perhiasan dan bagiannya, minyak sawit dan turunannya, kendaraan bermotor, aplikasi elektronik untuk telepon saluran dan aplikasi penerimaan untuk televisi.

Sementara, impor Indonesia dari PEA tahun 2021 tercatat sebesar USD2,1 miliar atau meningkat 27,33 persen dibandingkan impor tahun 2020 yang sebesar USD1,7 juta. Komoditas impor utama Indonesia dari PEA yaitu produk setengah jadi dari besi atau baja, aluminium tidak ditempa, emas, sulfur, dan polimer propilena.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Tragedi Kanjuruhan, Bintang Emon Singgung Tanggung Jawab Pihak Berwenang

Komika Bintang Emon menjadi salah satu dari sekian selebritis Tanah Air yang akui ikut merasa terpukul atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang,...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Pangandaran Diguncang Gempa Magnitudo 3,5

Peristiwa gempa berkekuatan Magnitudo (M) 3,5 mengguncang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Senin (5/12). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa berlangsung pukul...

Hukum

Anak SD di Jatinegara Jadi Korban Pelecehan

Kasus asusila kembali terjadi, Seorang anak perempuan diduga menjadi korban pelecehan di dekat SDN Jatinegara 01 Pagi di Jalan Kampung Pulo, Jatinegara, Cakung, Jakarta...

Iklan3