Usai Mencuri Ponsel Korban Kecelakaan di Jl Ahmad Yani, Pelaku Minta Maaf dan Menyesal

Pencuri ponsel milik korban kecelakaan maut di Jalan Ahmad Yani menangis dan menyesali perbuatan yang telah ia lakukan. Pelaku bernama Mahrudi (49) meminta maaf kepada keluarga korban dan khalayak ramai.

Mahrudi mengaku saat kejadian ia sedang antre fotocopy di pinggir jalan. Ia awalnya niatnya ingin membantu korban saat terjadi kecelakaan. Namun, terlintas dalam pikirannya berubah mengambil HP.

“Pertamanya saya mau menolong korban pak. Tapi terlintas dalam pikiran saya berubah mau mengambil HP pak. Kepada khayalak ramai di Samarinda, Bapak Kapolres Samarinda dan semuanya, saya meminta maaf,” ucapnya sembari menangis saat ditahan di markas Polres Samarinda dilansir dari kaltim.prokal.co, Selasa (2/8/2022) siang.

Aksi pencurian pelaku Mahrudi menjadi viral di media sosial saat terekam kamera CCTV. Ketika itu korban kecelakaan Safrudin mengendarai roda dua ditabrak mobil Chevrolet melaju kecepatan tinggi menabrak pembatas jalan pada hari Rabu, tanggal 27 Juli 2022 jam 08.20 Wita.

Bukannya menolong korban, pelaku Mahrudi mendekati korban Safrudin yang tergeletak dijalan dan mengambil objek berupa tas selempang warna hitam. Dalam tas itu berisikan dompet warna hitam, kartu Identitas SIM, KTP, STNK, ATM serta Satu unit HP merk Samsung A.71.

Selanjutnya hasil kejahatan yang di kuasai pelaku adalah satu unit HP merk Samsung A.71. Sedangkan tas, dompet dan kartu identitas dibuang pelaku Mahrudi di tempat Sampah dalam Toilet SPBU Jl.Kusuma Bangsa Kota Samarinda.

Kapolres Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan atas kejadian ini, kepolisian dari

Unit opsnal melakukan penyelidikan berdasarkan hasil petunjuk CCTV dan Nomor Polisi plat kendaraan pelaku.

“Hingga di ketahui identitas pelaku. Dan pelaku di amankan pada hari Sabtu tanggal 30 juli 2022 jam 18.00 Wita di Jl. DI.Panjaitan Kota Samarinda,” ujar Ary.

BACA JUGA  Korban Kebakaran di Balikpapan Sempat Selamatkan Diri

Kini pelaku Mahrudi dijerat pasal 362 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Iklan 7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

3 Cara Cerdas Membuat Lilin Tahan Lama

Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak...

Peristiwa

Angin Puting Beliung sebabkan Pohon Tumbang hingga Kuburan Terbongkar di Pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan kuburan warga terbongkar. Dampak angin puting beliung tersebut, kompleks permakanan,...

Hukum

Pesta Sabu, 4 Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

Jajaran unit satnarkoba Polsek Gadingrejo menggerebek sebuah lokasi yang diduga mengadakan pesta narkoba di dua lokasi berbeda di pekon Gadingrejo Utara. Sebanyak empat pria...

Iklan 6