UKM Harus Pertimbangkan 3 Hal Ini untuk Melindungi Data

Usaha Kecil dan Menengah atau UKM adalah pilar terpenting dalam perekonomian di dunia, termasuk di Indonesia. Namun demikian, saat ini UKM telah menjadi target utama yang rentan akan serangan siber.

Menurut Wall Street Journal (WSJ), perusahaan (UKM) dengan pendapatan tahunan kurang dari US$10 juta (sekitar 147 juta rupiah) cenderung kurang siap menghadapi serangan siber. Fireeye juga melaporkan bahwa 77% dari semua kejahatan dunia maya menargetkan usaha kecil, dan hanya 42% pemilik usaha yang peduli dengan keamanan siber. National Small Business Association juga melaporkan bahwa sebanyak 60% usaha kecil bangkrut dalam waktu enam bulan setelah mengalami serangan siber.

Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar UKM tidak memiliki kesiapan untuk bertahan dari ancaman serangan siber yang semakin meningkat.

Semua aset digital Anda mungkin tidak terlindungi, tanpa Anda sadari

Menurut WSJ, kebanyakan UKM tidak tahu kapan mereka menjadi korban serangan siber karena tidak memiliki alat untuk mengidentifikasi terjadinya serangan. Ransomware dapat mengenkripsi file yang tersimpan di komputer dan menyebar ke seluruh jaringan, mengakibatkan perusahaan tidak dapat mengakses data mereka sendiri. Setelah data terinfeksi, membayar tebusan untuk data pun tidak dapat menjamin bahwa data bisa didapatkan kembali sepenuhnya.

Tantangan umum lainnya adalah data yang tersebar di berbagai lokasi penyimpanan serta redundansi data. Banyak perusahaan telah mengadopsi kebijakan kerja jarak jauh (remote work). Meskipun model kerja ini dapat meningkatkan produktivitas, data kantor semakin tersebar di seluruh server, mesin virtual, komputer pribadi, dan bahkan aplikasi cloud/SaaS seperti Google Workspace dan Microsoft 365.

Untuk mengamankan data serta mematuhi peraturan seperti GDPR, semua perangkat dan platform wajib dicadangkan. Akan tetapi, timbul masalah kompatibilitas ketika software pencadangan hanya kompatibel dengan perangkat tertentu. Hal ini akan memunculkan masalah baru yaitu biaya lisensi mahal untuk pembelian hardware dan software terpisah.

BACA JUGA  Penerbangan di Bandara AP I Kembali Bergairah, Ini Penyebabnya

Lindungi infrastruktur IT Anda sekarang juga

Mempertimbangkan masalah ini, perusahaan mungkin membutuhkan solusi alternatif untuk melindungi data mereka. Solusi yang dapat memusatkan perlindungan data di seluruh platform, dengan pencadangan multi-versi, dan pemulihan yang fleksibel adalah jawaban untuk meminimalkan kerusakan saat terjadi serangan.

*Pelajari lebih lanjut tentang cara melindungi data bisnis: https://sy.to/9dmou

 

Bagi perusahaan yang sedang mencari solusi pencadangan baru, Anda perlu memastikan solusi tersebut mendukung tiga fungsi utama ini:

1. Manajemen Terpusat

Sistem manajemen data terpusat perlu mendukung tugas pencadangan komprehensif dari satu portal. Admin IT dapat menerapkan dan memantau tugas pencadangan dengan notifikasi instan dan laporan terperinci.

Solusi pencadangan yang tepat harus menyediakan manajemen intuitif untuk seluruh endpoint, termasuk server, mesin virtual, serta aplikasi SaaS. Memiliki opsi pemulihan yang cepat dan mudah juga merupakan fitur krusial untuk pencadangan lebih efektif. Solusi terkemuka saat ini menawarkan pemulihan yang cepat untuk meminimalkan waktu henti layanan. Selain itu, kemudahan penggunaan juga dapat membantu karyawan memulihkan data mereka sendiri tanpa perlu membebani admin IT.

2. Teknologi Pencadangan Cerdas

Solusi pencadangan data yang baik harus menyediakan pencadangan efisien untuk semua perangkat tanpa memenuhi ruang penyimpanan. Pilih solusi pencadangan yang memiliki teknologi backup inkremental, di mana hanya file tambahan atau yang berubah saja yang akan dicadangkan setelah pencadangan terakhir. Selain itu, pilih juga solusi yang memiliki teknologi deduplikasi data untuk menghilangkan blok data yang identik.

Solusi yang ideal harus dapat memberikan kedua opsi ini serta dapat diskalakan dengan fleksibel untuk kebutuhan pertumbuhan bisnis tanpa perlu mengganti infrastruktur IT yang ada.

3. Memenuhi Anggaran & Persyaratan Keamanan

BACA JUGA  Pedagang Kuliner di Ambon Sepakat Naikkan Harga Karena Minyak Goreng Naik

Melindungi data bisnis membutuhkan biaya tinggi, seperti biaya konstruksi infrastruktur, analisis keamanan, pemantauan jaringan, pemeliharaan rutin, firmware, pembaruan software, dan biaya lisensi berulang. Memiliki solusi yang dapat mengintegrasikan hardware dan software dapat menghemat biaya pencadangan.

Beberapa penyedia solusi penyimpanan menawarkan aplikasi pencadangan bawaan yang dapat melindungi data secara komprehensif, termasuk tugas backup untuk lingkungan fisik dan virtual, serta menyimpan salinan ke luar lokasi seperti ke cloud. Dengan konsolidasi penerapan dan dukungan teknis dari satu vendor, admin IT dapat menerapkan strategi pencadangan dan pemulihan yang komprehensif tanpa perlu membayar biaya lisensi atau pemeliharaan tambahan.

Solusi backup yang sejalan dengan transformasi digital bisnis Anda

Manajemen data adalah bagian penting untuk pertumbuhan bisnis saat ini dan memiliki solusi pencadangan ideal dan cerdas dapat memperkuat perlindungan data bisnis di era modern ini.

*Daftar langsung live webinar gratis Synology untuk pelajari cara perlindungan data ideal terbaik: https://sy.to/5k8lv

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Dua Wakil Indonesia Juara MTQ Internasional di Amerika

Dua wakil Indonesia berhasil menyabet juara pada ajang MTQ The American International Tibyan Competition for the Quran and Its Recitations di Amerika pada Minggu,...

Hukum

Penjudi Dadu Online di Lampung Timur Ditangkap di Kebun Jagung

Sebanyak empat orang ditangkap Jajaran Polsek Sekampung saat tengah asik bermain judi dadu online di tengah perkebunan jagung Desa Sambikarto, Kecamatan Sekampung, Kabupaten...