Terjaring Razia, 3 PSK di Probolinggo Terindikasi HIV/AIDS

Sebanyak 8 orang yang diamankan Satpol PP Probolinggo setelah melakukan operasi penyakit masyarakat pada 2 lokalisasi di 2 desa, 2 kecamatan. Di antaranya 6 PSK, 1 muncikari, dan 1 pria hidung belang.

Tiga PSK diamankan di lokalisasi Buketel di Wonomerto. Sedangkan 3 PSK lain diamankan di lokalisasi warung Bu Cikrak di Kecamatan Lumbang bersama 1 pria hidung belang dan 1 muncikari.

Guna pendataan dan tes medis untuk mengetahui apakah dari 8 orang terpapar HIV, seluruh PSK dan muncikari yang terjaring akan diserahkan ke Dinas Sosial Probolinggo. Mereka juga akan dilakukan pembinaan.

Para PSK yang terjaring itu berasal dari Kabupaten Situbondo, Lumajang, dan Probolinggo. Selain itu ada juga yang berasal dari Madura.

Ada pun 2 di antara PSK yang diamankan sudah 2 kali diamankan oleh Satpol PP Probolinggo.

Kabid Trantibum Satpol PP Probolinggo Hariyanto menuturkan setelah screening awal ada 3 orang terjaring yang terindikasi HIV, yakni 2 PSK dan 1 pria hidung belang.

Satpol PP pun telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan PKM (Pusat Kesehatan Masyarakat) di Puskesmas desa yang terindikasi HIV.

“Meningkatnya tindak pidana dan penyakit masyarakat, serta terus bertambahnya penderita HIV. Kami diperintah oleh pimpinan karena desakan semua pihak untuk melakukan razia, hasilnya ada 8 orang kita amankan, dan terus kita bawa ke Kantor Damkar untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan medis” ujar Hariyanto, Jum’at (5/8).

AUW (48) tahun, salah satu PSK yang terjaring razia pekat mengatakan dirinya lagi butuh uang sehingga terpaksa jual diri. Dalihnya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga.

Ia mengatakan, tarif sekali main yang ia pasang adalah Rp 100.000. itu pun, kata dia, tidak tentu ada tamu. Kadang sepi kadang ramai, untuk pelanggannya mulai dari pemuda hingga lansia.

“Mau kerja tidak kunjung dapat, sedangkan kebutuhan ekonomi keluarga jalan terus, terpaksa jadi PSK. Untuk tarif sekali kencan dipatok harga Rp 100.000, pelanggannya mulai dari anak muda hingga lansia, buka mulai pagi hingga malam,” tutup AUW. (Kay)

 

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6