Serbia, Mesir Sepakat Tingkatkan Kerja Sama di Tengah Perang di Ukraina

Mesir dan Serbia pada Rabu sepakat untuk meningkatkan kerja sama politik, ekonomi, dan lainnya saat kedua negara mencari cara untuk menangani dampak global dari invasi Rusia ke Ukraina.

Presiden Mesir Abdel-Fattah el-Sissi berada di Serbia dalam kunjungan tiga hari pada minggu ini,  yang pertama dalam lebih dari tiga dekade oleh seorang presiden Mesir. Tuan rumahnya, Presiden Serbia Aleksandar Vucic, mengatakan kunjungan itu memiliki “karakter bersejarah.”

“Ini akan membawa banyak hal di masa depan. Ini baru permulaan,” kata Vucic pada konferensi pers bersama dengan Sissi.

Kedua pemimpin menandatangani deklarasi kemitraan, Vucic memberikan el-Sissi dekorasi negara dan mengumumkan rencana untuk perjanjian perdagangan bebas pada akhir tahun. Sebuah forum bisnis diadakan saat para pejabat menandatangani serangkaian kesepakatan yang berfokus pada bidang kerja sama.

“Kedua negara kita harus bekerja sama untuk ekonomi yang lebih baik dalam kaitannya dengan peristiwa global,” kata el-Sissi. “Mesir mengharapkan kerja sama yang lebih kuat di semua bidang.”

mesir
Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, kiri, berjabat tangan dengan timpalannya dari Serbia Aleksandar Vucic di Istana Serbia di Beograd, Serbia, Rabu, 20 Juli 2022. El-Sisi melakukan kunjungan resmi tiga hari ke Serbia. Photo: AP/Darko Vojinovic

Vucic mengatakan Serbia akan mengekspor biji-bijian, terutama gandum, ke Mesir, yang telah terpukul keras oleh kenaikan harga yang disebabkan oleh perang di Ukraina. Mesir adalah salah satu importir gandum terbesar di dunia, dengan sebagian besar dari pelabuhan Ukraina yang sekarang diblokir.

Serbia, negara calon anggota Uni Eropa, telah menolak untuk bergabung dengan sanksi Barat terhadap Rusia dan telah mempertahankan hubungan persahabatan dengan Moskow meskipun perang. Kedua pemimpin mengatakan perang di Ukraina adalah salah satu topik yang dibahas pada pertemuan mereka hari Rabu.

Mesir adalah negara yang ingin melihat semuanya diselesaikan secara damai dan melalui kesepakatan,” kata el-Sissi, yang bertemu dengan Presiden AS Joe Biden di Arab Saudi pekan lalu.

BACA JUGA  Setidaknya Lima Tewas Akibat Gempa Berkekuatan 6,1 di Pantai Teluk Iran

El-Sissi dan Vucic juga membangkitkan selama konferensi pers, hubungan puluhan tahun Beograd dan Kairo sebagai anggota pendiri Gerakan Non-Blok negara di luar blok lawan selama masa divisi Perang Dingin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Foto Kencan Kembali Bocor, Netizen Frustasi Agensi V dan Jennie Masih Bungkam

Sejak foto pertama yang diduga adalah V BTS dan Jennie BLACKPINK bocor pada bulan Mei tahun ini, penggemar dengan cemas menunggu YG Entertainment atau...

Gaya Hidup

3 Rekomendasi Susu Peninggi Badan yang Perlu kalian Ketahui

Memiliki tinggi badan ideal adalah impian hampir  semua orang. Banyak orang yang merasa tinggi badannya kurang ideal dan melakukan berbagai cara untuk menambah tinggi...

Peristiwa

Wanita di Jakarta Pusat Tabrakan Diri ke Kereta Api

N (28) tahun, Seorang wanita  mencoba menabrakkan diri ke kereta api yang melintas di pelintasan Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. Korban mencoba mengakhiri hidupnya...

Hukum

Miris! 4 Siswi SD di Pesisir Barat Dicabuli Penjaga Sekolah

Seorang penjaga sekolah dilaporkan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Pesisir Barat (Pesibar) karena kasus pencabulan yang dilakukannya. Pelaku berinisial...

Iklan3