Ratusan Kera Liar Serang Pemukiman dan Rusak Tanaman Warga di Aceh Tengah

Ratusan kera liar menyerang pemukiman warga di Kampung Pepara, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, ProvinsI Aceh.

Ratusan kera liar tersebut bahkan juga merusak tanaman hasil pertanian milik warga hingga berkeliaran di atap rumah sarana tempat ibadah di kampung itu.

Ketua Rakyat Genap Mupakat (RGM) Kampung Bintang Pepara mengatakan, ratusan kera tersebut sudah sangat meresahkan warga.

“Tak hanya tanaman yang dirusak, rumah warga juga turut dirusak. Beberapa bulan lalu, kera itu juga merusak Polindes di desa, bahkan pakaian yang dijemur ikut dibawa,” ujarnya dikutip dari ajnn.net, Jumat (29/7/2022) .

Menurutnya, hewan liar itu turun dari perbukitan hingga berkeliaaran dipermukiman warga setiap harinya, dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan anak–anak dikampung tersebut.

“Kita berharap pemerintah dapat menyelesaikan permasalahan ini. Hingga kini, keraitu masih berkeliaran di Kampung Bintang Pepara,” pungkasnya.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6