Punya Wanita Lain, Kopda Muslimin Rencanakan Pembunuhan Istrinya

Fakta baru penembakan terhadap Rini Wulandari, istri anggota TNI di Semarang berhasil diungkap Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi diduga karena adanya wanita lain.

Diduga kuat otak penembakan adalah Kopda Muslimin yang merupakan suami korban.

Kopda Muslimin rencanakan pembunuhan istrinya gara-gara punya wanita Lain Kopda Muslimin diduga sudah sebulan lalu merencanakan pembunuhan istrinya. Upaya itu dilakukan empat kali, hingga yang terakhir memerintahkan pembunuh bayaran untuk membunuh istrinya.

“Sudah sekitar 1 bulan lalu suami korban memerintahkan dengan target menewaskan istrinya,” kata Kapolda, Senin (25/7).

Kopda Muslimin Rencanakan pembunuhan istrinya gara-gara punya wanita lain upaya pembunuhan pertama, lanjut dia, dilakukan dengan cara meracuni korban.

Selanjutnya upaya percobaan lain dilakukan lewat upaya pencurian di rumah korban dengan target menghabisi nyawa korban.

“Ada pula upaya menewaskan korban dengan menggunakan santet,” jelas Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Hingga dilakukan upaya pembunuhan keempat yakni dengan penembakan yang dilakukan oleh empat eksekutor. Namun upaya ini lagi-lagi gagal menghilangkan nyawa istri Kopda Muslimin, Rini Wulandari.

Motif suami korban melakukan upaya percobaan pembunuhan tersebut karena pelaku memiliki kekasih lain.

Dari sejumlah saksi yang diperiksa penyidik, lanjut dia, terdapat seorang wanita berinisial W yang diduga sebagai kekasih Kopda Muslimin.

Saat ini, kata dia, Tim Gabungan TNI/ Polri masih memburu anggota Yonarhanud 15 tersebut. Kapolda mengimbau Kopda Muslimin untuk menyerahkan diri sebelum petugas gabungan melakukan tindakan tegas.

Dalam pengungkapan peristiwa percobaan pembunuhan Rina Wulandari, katanya, polisi telah menangkap empat pelaku yang diduga sebagai pembunuh bayaran dalam peristiwa itu.

Selain itu, paparnya, satu pelaku merupakan penyedia senjata api beserta empat butir yang digunakan untuk eksekutor penembakan.

Diketahui Rina Wulandari (34) tahun, istri seorang anggota TNI, ditembak dua kali orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Senin (18/7).

Korban tertembak di di bagian perut. Petugas saat olah TKP menemukan dua selongsong peluru dengan kaliber 5,7 milimeter. (Kay)

 

Iklan 7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

3 Cara Cerdas Membuat Lilin Tahan Lama

Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak...

Peristiwa

Angin Puting Beliung sebabkan Pohon Tumbang hingga Kuburan Terbongkar di Pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan kuburan warga terbongkar. Dampak angin puting beliung tersebut, kompleks permakanan,...

Hukum

Pesta Sabu, 4 Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

Jajaran unit satnarkoba Polsek Gadingrejo menggerebek sebuah lokasi yang diduga mengadakan pesta narkoba di dua lokasi berbeda di pekon Gadingrejo Utara. Sebanyak empat pria...

Iklan 6