Perempuan WNA Australia Jadi Korban Pencurian di Bali

Seorang perempuan WNA asal Australia jadi korban pencurian di Jalan Raya Kerobokan, Banjar Taman, Desa Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung bernama Rosemary Thorburn (64).

Pelaku pencurian bernama M. Andri alias Adi (28) yang merupakan residivis kejahatan pencurian modus pecah kaca mobil. Pelaku terlebih dahulu melakukan pengempesan ban mobil perempuan WNA itu dengan memakai besi payung. Pelaku kemudian mengambil tas yang ada di dalam mobil saat WNA itu lengah.

“Nah ini residivis pelaku yang sempat ditangkap oleh kejahatan memecah kaca mobil ngambil barang-barang yang ada di dalam mobil, dan hari ini kita ungkap dengan kejahatan gembos ban,” kata Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, Jumat (29/7/2022).

Perempuan itu mengalami peristiwa pencurian tas dengan modus pengempesan ban pada Rabu (20/7/2022) lalu sekitar pukul 13.30 Wita. Tas yang berhasil dicuri pelaku berisikan ponsel, cincin emas dan uang sebesar Rp 2,5 juta. Tas tersebut diambil oleh pelaku saat perempuan itu dikecoh untuk melihat ban mobil belakangnya dalam keadaan kempes.

Dedy mengungkapkan, sebelumnya melakukan aksinya, pelaku sudah menentukan target operasi (TO) atau target korban yang bakal dituju. TO ditentukan karena dinilai memiliki kelemahan-kelemahan tertentu sesuai penilaian pelaku.

Dalam mengempeskan ban perempuan itu, pelaku menggunakan besi payung yang tengahnya berisi rongga atau bolong. Dengan besi ini, ban mobil yang dimiliki korban menjadi bolong sehingga dapat kempes dalam waktu yang cepat.

“Kalau pakai paku biasa itu kan nggak ada lubang tengahnya, jadi dia (ban) kena paku, dia nggak langsung gembos, paling membutuhkan waktu. Kalau dia (ban) tubles membutuhkan waktu sampai beberapa hari bisa satu minggu baru gembos, tapi kalau ini, tengahnya bolong. Inilah yang menyebabkan ban cepat gembos,” ungkap Dedy.

Setelah ban mobil kena besi payung, pelaku kemudian mengikuti mobil korban hingga berhenti pada saat mengetahui ban mobilnya bocor. Pada saat itu, pelaku mencoba menawarkan bantuan dan pada akhirnya mengambil tas korban.

“Diikutin dia (korban) berhenti di mana, (kemudian) mencoba menawarkan bantuan. Nah ini modus-modus seperti ini, bukan modus baru tapi ini harus kita waspadai,” terang Dedy.

Polisi juga telah menembak kaki pelaku pencurian dengan modus mengempeskan ban mobil tersebut. Kaki pelaku ditembak karena mencoba kabur saat polisi melakukan pengembangan di TKP.

“Jadi yang bersangkutan pada saat kita pengembangan ke TKP lainnya, mencoba untuk melarikan diri,” ungkap Dedy.

Dari penangkapan pelaku, polisi berhasil menyita beberapa barang bukti berupa jaket warna hitam, celana pendek warna merah, tang, enam besi payung, dua besi payung yang sudah diruncingkan, uang Rp 42 ribu pecahan Rp 10 ribu dua lembar, Rp 5 ribu empat lembar, Rp 2 ribu satu lembar.

Polisi juga menyita cincin berwarna emas dalam keadaan patah, tempat cincin, ponsel merek Samsung warna emas dan sepeda motor merek Honda Beat warna hitam. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan (curat) dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6