Peras Pacar, Pria asal Lampung Ancam Sebar Foto dan Video Asusila

Hubungan yang terjalin selama 11 bulan terakhir rupanya hanya dimanfaatkan MV pria asal Tanggamus untuk mendapatkan keuntungan finansial belaka terhadap sang pacar.

Soal asmara pria yang berinisial MV (35) tahun dengan perempuan asal Lampung Tengah MD (43) tahun berujung pada kriminalitas.

Keduanya yang saling kenal melalui media sosial, berlanjut ke transaksi gambar pribadi, dan kemudian berbuntut pelanggaran Undang-Undang ITE.

MV yang sudah mendapatkan foto dan video korban, justru menjadikannya sebagai alat pemerasan.

Pelaku meminta sejumlah uang kepada korban, dan apabila tidak diberi, MV justru mengancam MD akan menyebarkan foto dan videonya melalui media sosial.

Mendapat ancaman pemerasan dari perlaku, korban lantar melapor ke Satreskrim Polres Lampung Tengah.

Satreskrim Polres Lamteng melakukan penyelidikan dari hasil laporan MD. Sejumlah bukti-bukti pelanggaran UU ITE dikumpulkan dan bukti ancaman pelaku kepada korban pun telah didapat.

Penangkapan MV yang awalnya diketahui berdomisili di Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, tidak begitu saja dapat dilakukan Satreskrim Polres Lampung Tengah.

“Keberadaan pelaku MV dideteksi di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sehingga tim Satreskrim harus berangkat ke Cilacap untuk menangkap pelaku,” jelas Kasatreskrim AKP Edy Qorinas mendampingi Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, Jumat ( 22/4).

Pelaku MV akhirnya diringkus di Cilacap, Rabu (20/4) dan dibawa ke Mapolres Lampung Tengah guna dilakukan penyidikan lebih lanjut.

“Modus pelaku sementara memacari korban, lalu meminta foto dan video yang melanggar keasusilaan, kemudian pelaku memeras korban dengan meminta uang dan mengancam akan menyebarluaskan,” ujar Edy Qorinas.

Barang bukti yang diamankan polisi dari pelaku MV yakni satu unit ponsel yang digunakan oleh pelaku untuk mendistribusikan dan atau mentransmisikan dokumen elektronik yg memiliki muatan yang melanggar keasusilaan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku MV dijerat dengan Pasal 45 ayat (1) jo pasal 27 ayat (1) UU.RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.  Ia terancam pidana penjara paling lama enam tahun penjara. (Kay)

 

 

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Ribuan Pembudidaya Ikan Hias di Tulungagung Gulung Tikar

Harga ikan hias yang anjlok sejak beberapa bulan lalu di pasaran menyebabkan ribuan pembudidaya ikan hias di Tulungagung gulung tikar dan berbondong-bondong beralih ke...

Gaya Hidup

Kenali Perbedaan Alergi Matahari dan Terbakar Matahari

Alergi matahari dan terbakar matahari terkadang sulit dibedakan karena gejala yang muncul hampir serupa. Padahal, keduanya disebabkan oleh reaksi yang berbeda pada kulit. Nah,...

Peristiwa

Perkampungan di Malang Diserang Ratusan Kawanan Monyet Liar

Pemukiman warga Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang dihebohkan dengan masuknya ratusan monyet liar ke rumah-rumah warga. Diketahui habitat monyet-monyet ini sebelumnya berada di...

Hukum

Edarkan Sabu, Pria di Payakumbuh Diciduk BNN

Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) menciduk seorang pengedar narkoba jenis sabu yang berinsial AD (42) tahun. Sebanyak 11 paket sabu...