Penerimaan Pajak Capai Rp868,3 Triliun Hingga Akhir Juni 2022

Hingga akhir Juni 2022, penerimaan pajak mencapai Rp868,3 triliun. Pertumbuhan penerimaan pajak sebesar 55,7 persen dengan capaian 58,5 persen dari target yang dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2022.

Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo menyampaikan, jika dirinci lebih lanjut menurut kelompok jenis pajak besar tercapai, Pajak Penghasilan (PPh) Non Migas berkontribusi sebesar 69,4 persen target yang didapat dengan jumlah Rp519,6 triliun. Kemudian, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) mencatatkan penerimaan sebesar Rp300,9 triliun atau 47,1 persen dari target, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) & Pajak Lainnya tercatat sebesar Rp4,8 triliun atau 14,9 persen dari target, dan PPh Migas mencapai Rp43 triliun atau 66,6 persen dari target.

“Harapannya ini akan konsisten hingga akhir tahun, walaupun ada beberapa catatan yang disampaikan oleh Ibu Menteri Keuangan, kita harus tetap waspada mengenai pergerakan harga komoditas dan juga perkembangan ekonomi dunia,” ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Suryo Utomo, Selasa (02/08/2022).

“Ada beberapa elemen yang berkontribusi pada capaian penerimaan sampai dengan semester I tahun 2022,” ujarnya, dilansir dari Setkab.

Kinerja penerimaan pajak yang sangat baik pada periode Januari hingga Juni 2022 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti tren peningkatan harga komoditas, pertumbuhan ekonomi yang ekspansif dan tingkat permintaan yang terus membaik  (domestik dan luar negeri), basis yang rendah pada tahun 2021 akibat pemberian insentif, dan dampak dari implementasi Undang-Undang Harmoni Peraturan Perpajakan (UU HPP).

Pada bulan Juni, kinerja pertumbuhan terutama ditopang oleh penerimaan Program Pengungkapan Pajak Sukarela (PPS) yang sangat tinggi pada bulan terakhir implementasinya.

“Dapat kami sampaikan juga bahwa di semester dua nanti ke depan kami memperkirakan bahwa pertumbuhan masih cukup konsisten sejalan dengan perkembangan pertumbuhan ekonomi. Maka tadi kami sampaikan di awal dan Ibu Menteri juga sudah sampaikan bahwa kita harus tetap waspada juga terhadap pertumbuhan dan situasi ekonomi dunia karena pengaruh ekonomi akan berdampak juga pada penerimaan perpajakan,” pungkasnya.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Tanda Kamu Ditakdirkan Bersama Menjadi Pasangannya

Terkadang, meskipun sudah pacaran sekian tahun beberapa pasangan tidak ditakdirkan bersama. Namun ada juga beberapa orang yang baru saja kenal, sudah memutuskan untuk menikah...

Peristiwa

Mobil Hias Parade Jakarnaval Terbakar di Sirkuit Formula E

Peristiwa kebakaran terjadi, Satu unit mobil hias yang digunakan untuk parade Jakarnaval 2022 terbakar. Peristiwa kebakaran terjadi di dalam trek Formula E atau Jakarta...

Hukum

SMP di Banten Disatroni Maling, Komputer hingga Printer Raib

Kasus pencurian terjadi di SMPN 5 Cibeber, Lebak, Banten. Sejumlah alat komputer dilaporkan hilang dicuri. Insiden ini baru diketahui pihak sekolah hari Minggu (14/8) sekitar...

Iklan 6