Pembunuhan Istri di Serang Bermotif Cemburu

Kasus pembunuhan terhadap istri di Serang, Pihak kepolisian Polres Serang mengungkap motif suami inisial NS (30) tahun yang tega membunuh istrinya sendiri SR (25) tahun di Tunjung Teja, Kabupaten Serang, pada Jumat (24/7). Pembunuhan diawali cekcok karena suami minta dibuatkan makanan dan curiga korban punya pria idaman lain.

“Konteksnya sederhana, menyiapkan makan direspons berbeda, ditambah kecurigaan pelaku tentang adanya pria idaman lain,” jelas Kabid Humas Polda Banten Kombes Shinto Silitonga di Serang, Kamis (28/7).

Tersangka langsung emosional kepada istrinya, lantas terjadi cekcok. Terjadi pertengkaran yang berujung pada penusukan korban menggunakan pisau dapur.

“Luka cukup banyak. Berdasarkan hasil autopsi, ada 21 luka yang dapat diidentifikasi pada tubuh korban,” paparnya.

Luka itu katanya ada memar di bagian wajah, dua luka gores pada pundak sebelah kiri. Sedangkan yang paling parah katanya ada 18 luka terbuka berasal dari senjata tajam.

“Berdasarkan hasil autopsi, penyebab kematian korban adalah luka yang mengenai organ vital jantung, kantong jantung, paru sebelah kiri, dan koran mengalami kehabisan darah cukup banyak saat di TKP,” tuturnya.

Pascakejadian, pelaku lari ke Polsek Pamarayan untuk menyerahkan diri. Pelaku takut dihakimi massa.

Di tempat sama, Kasat Reskrim Polres Serang AKP Dedi Mirza menambahkan tersangka memang naik pitam soal sikap korban. Pisau yang digunakan adalah pisau dapur yang pelaku ambil saat terjadi cekcok.

“Setelah terjadi percekcokan tersebut, dia ambil pisau, bukan saat cekcok bawa pisau,” jelas Dedi.

Warga sekitar tahu kejadian ini bermula dari teriakan anak korban. Warga datang, sedangkan tersangka melarikan diri ke Polsek Pamarayan.

“Tersangka menyerahkan diri karena takut,” tutupnya.

Tersangka dijerat Pasal 22 ayat 3 Undang-Undang tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga. Ia diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. (Kay)

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6