Pembangunan Kawasan Industri Tembakau di Lombok Timur Akan Disegerakan

Upaya pembangunan kawasan industri tembakau di Lombok Timur akan disegerakan oleh Pemerintah Daerah (Pemda). Hal tersebut didasari dari banyak masyarakat Lombok Timur yang menjadi petani, khususnya untuk tembakau.

Pemda bekerjasama dengan pemerintah provinsi telah merencanakan untuk membangun Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) ini. Untuk pembangunannya saat ini sedang diproses, yang rencananya akan dibangun di Desa Paokmotong, Lombok Timur.

Hal ini diungkapkan pula oleh Anto, Kepala Seksi (Kasi) pengolahan dan pemasaran hasil perkebunan, Dinas Pertanian Lombok Timur.

“Untuk Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) sudah ditender prosesnya, di mana kemarin kita dapat konfirmasi dari provinsi dan sudah proses dia untuk pembangunan tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut Anto menjelaskan, dalam pembangunan KIHT disebutkannya beberapa masalah yang dihadapi, satu di antaranya adalah menjelaskan manfaat dari adanya KIHT ini kepada masyarakat.

“Cuman ada beberapa hal yang perlu kita selesaikan, yakni bagaimana memberikan informasi kepada masyarakat khususnya bagi masyarakat Paokmotong yang menjadi tempat pembangunan Kawasan Industri Hasil Tembakau( KIHT) tersebut,” katanya.

Oleh karenanya dalam waktu dekat ini tim dari Provinsi dan Kabupaten Lombok Timur akan melakukan sosiali. Sosialisasi ini akan menargetkan masyarakat Paokmotong sebanyak 200 orang.

Lebih jauh Anto, KIHT ini nanti larinya ke perusahaan tembakau yang belum memiliki izin dan akan ditampung di sana. Adapun pembangunan KIHT di Lombok Timur ini merupakan hasil dari study banding Dinas Pertanian di Kudus pada beberapa waktu lalu.

Tahun ini diharapkan pembangunan untuk KIHT tersebut akan mulai dikerjakan. Diketahui sebelumnya dana pembangunan KIHT ini berasal dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Provinsi sebesar Rp27 miliar.

“Dengan pembangunan KIHT ini diharapkan supaya bisa mensejahterakan petani tembakau di Lombok Timur, mengingat Lombok Timur merupakan daerah sentra tembakau di Nusa Tenggara Barat,” pungkasnya.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6