Pelaku Pengeroyokan Diidentifikasi Polisi di Denpasar

Pelaku pengeroyokan berhasil diidentifikasi oleh Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Barat, kejadian tersebut di dekat Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung, Denpasar, Bali, yang viral di media sosial (medsos). Namun polisi masih menelusuri identitas para pelaku.

“Sudah teridentifikasi lah kelompoknya (yang melakukan pengeroyokan), maksudnya orang-orangnya (sudah) teridentifikasi, tetapi identitasnya belum bisa dipastikan siapa,” kata Kapolsek Denpasar Barat Kompol I Made Hendra Agustina, Rabu (27/7/2022).

Kelompok pelaku pengeroyok tersebut hingga saat ini teridentifikasi dari luar Pulau Bali. Informasi yang didapat kepolisian, pengeroyokan dilakukan dalam kondisi mabuk.

“Kemarin memang dalam pengaruh minuman keras informasinya, lagi mabuk mereka. Makanya kami lagi lidik ini. Tapi yang pasti kami sih sudah mengerucut ke kelompok pemuda dari daerah tertentu,” jelas Hendra.

Hendra mengakui pihaknya telah menyasar kelompok tersebut dalam upaya penelusuran kejadian pengeroyokan lebih spesifik dan mendalam. Para pelaku diduga merupakan orang-orang yang sering nongkrong pada malam hari.

“(Sudah) ada (bidikan), cuma kami belum tahu orang ini siapa, karena kan banyak. Maksudnya, anggap lah misal dari daerah A, kan banyak di sini. Siapa orang-orang ini belum (ketemu), masih didalami. Ya artinya anak suka nongkrong malam-malam lah, boleh dibilang seperti itu,” tuturnya.

Pihaknya juga mendapatkan informasi bahwa antara pengeroyok dan korban terjadi keributan dari Sentral Telepon Otomat (STO) PT. Telkom Kaliasem di Jalan Kaliasem, Denpasar. Dari sana kemudian kejar-kejaran hingga dekat Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung.

“Malah mereka itu ributnya dari Telkom. Jadi mereka masuk ke situ juga namun sempat diusir, mereka sempat kejar-kejaran dari situ,” tutur Hendra.

Di sisi lain, Hendra mengaku pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi pengeroyokan tersebut. Hingga kini ada sebanyak empat orang saksi yang diperiksa, termasuk orang pertama yang mengunggah ke medsos.

BACA JUGA  Pencurian 11 Ekor Sapi Diamankan oleh Polsek Bulukumba

“Empat saksi (sudah diperiksa), termasuk yang mengunggah pertama kali pun sudah kami datangi,” jelas Hendra.

Pihak kepolisian berharap korban pengeroyokan di dekat Lapangan Puputan Denpasar melapor.

“Ya kami harap sih, korban melapor,” kata Kapolsek Denpasar Barat.

Menurut Hendra, pihaknya tengah melakukan penyelidikan, sehingga diharapkan berbagai pihak yang terlibat kejadian tersebut bisa memberikan keterangan. Terutama korban pengeroyokan, meski tidak mengalami luka serius.

“Meskipun ya mungkin dia (korban) tidak mengalami luka serius, tetapi kan secara tidak langsung ada ancaman yang diterima. Cuma sampai sekarang belum ada yang laporan. Jadi kami lakukan penyelidikan dari sisi lidik Polri,” ujarnya.

“Korban belum ada yang laporan, tetapi kan kami lebih ke mengkonter kejadian-kejadian. Jadi siapapun pelakunya, pengennya ada klarifikasi terkait kejadian itu. Tapi sampai saat ini kan korban belum ada yang laporan,” tambahnya.

Pria yang sempat mengikuti misi perdamaian di Afrika itu mengungkapkan, adanya kejadian pengeroyokan yang viral di medsos itu, muncul anggapan Kota Denpasar tidak aman. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan penyelidikan hingga tuntas.

“Jadi meskipun tidak ada laporan, tetapi berhubung ini kejadiannya sudah viral, ya kami akan lakukan penyelidikan sampai tuntas. Ini kami akan kejar para pelaku. Karena apapun itu bentuknya, ya perilaku kekerasan seperti itu tidak boleh dibiarkan,” tegas Hendra.

Diberitakan sebelumnya, aksi pengeroyokan di dekat Lapangan Puputan Denpasar, pada Sabtu (23/7/2022) lalu, viral di media sosial. Dalam video terlihat sejumlah orang tengah melakukan pengeroyokan.

Satu orang berbaju kuning tampak melemparkan batu berukuran cukup besar ke arah seseorang. Setelah melakukan lemparan pertama, ia kembali mengambil batu tersebut dan melemparkannya lagi. Sementara itu, beberapa orang juga terlihat melakukan pemukulan terhadap orang yang dilempari batu tersebut. Ia kemudian kabur ke arah Pura Jagatnatha Denpasar.

Iklan 7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

3 Cara Cerdas Membuat Lilin Tahan Lama

Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak...

Peristiwa

Angin Puting Beliung sebabkan Pohon Tumbang hingga Kuburan Terbongkar di Pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan kuburan warga terbongkar. Dampak angin puting beliung tersebut, kompleks permakanan,...

Hukum

Pesta Sabu, 4 Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

Jajaran unit satnarkoba Polsek Gadingrejo menggerebek sebuah lokasi yang diduga mengadakan pesta narkoba di dua lokasi berbeda di pekon Gadingrejo Utara. Sebanyak empat pria...

Iklan 6