Optimalisasi Pemanfaatan Kapal Ternak Untuk Kesejahteraan Hewan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) cq. Ditjen Perhubungan Laut mencatat, realisasi muatan kapal ternak terus meningkat setiap tahunnya. Selama hampir tujuh tahun beroperasi sejak 2015 silam, kapal ternak menunjukan hasil yang cukup baik.

“Penyelenggaraan angkutan khusus kapal ternak mengalami peningkatan setiap tahunnya mulai dari aspek armada, trayek, jumlah ternak yang diangkut hingga penambahan pelabuhan bongkar dan pelabuhan muat,” kata Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Arif Toha pada Kamis (16/6/2022).

Arif menjabarkan, pada 2015, kapal ternak awalnya cuma satu trayek dengan empat pelabuhan muat, dan empat pelabuhan bongkar dengan realisasi muatan sebanyak 353 ekor. Kemudian pada 2016, realisasi muatan ternak meningkat signifikan menjadi 8.403 ekor dan sedikit menurun di 2017 menjadi 7.990 ekor.

Selanjutnya pada 2018, kapal ternak bertambah menjadi enam trayek dengan 10 pelabuhan muat, dan tujuh pelabuhan bongkar. Realisasi muatan pun meningkat tajam menjadi 34.134 ekor. Peningkatan terus terjadi pada 2019, dengan realisasi muatan menjadi 42.726 ekor, dan 42.984 ekor pada 2020.

Arif mengatakan bahwa penggunaan kapal ternak adalah untuk mendukung terciptanya animal welfare (kesejahteraan hewan), serta mendorong terwujudnya swasembada pangan, dalam hal ini daging sapi dan kerbau dengan menjamin kelancaran distribusi menggunakan moda transportasi laut.

Hal itu juga sejalan dengan diberlakukannya Peraturan Presiden Nomor 70 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan kewajiban pelayanan publik untuk angkutan barang dari dan ke daerah tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan.

“Setiap tahun bertambah karena manfaat keberadaan kapal ternak dapat dirasakan oleh masyarakat. Selain kondisi kesehatan dan kesejahteraan hewan yang jadi lebih baik berkat perlakuan yang memenuhi animal welfare, ongkosnya juga murah karena ada subsidi,” jelasnya.

BACA JUGA  KRI Teluk Palu-523, Melengkapi Kekuatan TNI AL

Adapun enam kapal ternak dilayani oleh KM Camara Nusantara (1, 2, 3, 4, 5 dan 6) dengan spesifikasi panjang keseluruhan kapal (LOA) ±69.78 m, lebar ±13.6 m dan kapasitas ruang muat yang mencapai 150 ton. Kapal angkutan khusus itu dapat mengangkut ternak dengan kapasitas sebanyak 550 ekor ternak sapi.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, berat susut ternak dengan adanya kapal ternak adalah kurang lebih lima persen sehingga terjadi penurunan kurang lebih 10 persen bobot susut ternak dari ternak yang diangkut menggunakan kapal nonternak/kapal cargo biasa yang susut bobotnya mencapai 10-20 persen.

“Fasilitas kapal khusus ternak sudah difasilitasi aspek kesejahteraan hewan (animal welfare). Hal itu sangat mempengaruhi susut bobot ternak yang lebih rendah dan konon dengan kenyamanan angkutan ternak yang diperoleh ternak akan meningkatkan kualitas daging,” ungkapnya, dilansir dari infopublik.

Kapal ternak juga memiliki jadwal trayek yang teratur, membantu menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat peternak di daerah sentra. Distribusi ternak dari wilayah sentra ternak untuk kebutuhan pasokan daging sapi di wilayah konsumsi menjadi lebih lancar. Sebelumnya, jadwal trayek non kapal ternak sesuai permintaan penyewa saja, sehingga hanya pelaku usaha tertentu yang lebih dominan memperoleh kesempatan memasarkan ternak.

Adapun trayek Kapal Ternak saat ini adalah:

  1. KM. Camara Nusantara 1/RT-1 : Kupang – Waingapu – Tanjung Priok – Kupang;
  2. KM. Camara Nusantara 3/RT-2 : Kupang -Wini – Atapupu – Tanjung Priok/Banjarmasin/Samarinda – Kupang;
  3. KM. Camara Nusantara 2/RT-3 : Kupang/Bima – Tanjung Priok – Kupang/Bimu;
  4. KM. Camara Nusantara 4/RT-4 : Kupang – Wini – Atapupu – Samarinda/Balikpapan – Kupang;
  5. KM. Camara Nusantara 6/RT-5 : Kupang – Banjarmasin – Bima – Banjarmasin – Kupang;
  6. KM. Camara Nusantara 5/RT-6 : Kwandang – Tarakan – Balikpapan/Samarinda – Palu – Balikpapan/Samarinda – Kwandang.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Gempa 5,3 Magnitudo Getarkan Sinabang Aceh

Gempa bumi berkekuatan 5,3 magnitudo menggetarkan Sinabang, Aceh, Rabu (22/6).  Terjadi pukul 02.08 WIB. BMKG mencatat, pusat gempa ini berada di darat 43 Km barat...

Hukum

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Kampar Riau Diringkus di Lokasi Berbeda

Sebanyak tiga orang pelaku pengedar narkoba diduga jenis sabu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berhasil diringkus polisi setempat di tempat kejadian perkara (TKP) yang...