Nirina Zubir Puas Terdakwa Kasus Mafia Tanah Dituntut 15 Tahun Penjara

Pengadilan Negeri Jakarta Barat kembali menggelar sidang kasus dugaan mafia tanah milik ibunda Nirina Zubir, Cut Indria Marzuki, pada Selasa (2/8). Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) berkesempatan membacakan tuntutan terdakwa.

Dalam tuntutannya, JPU meminta majelis hakim memutus terdakwa satu, Riri Khasmita, dan terdakwa dua, Edrianto, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menggunakan akta autentik palsu yang dilakukan secara bersama-sama.

JPU juga menuntut agar kedua terdakwa dihukum 15 tahun penjara serta denda Rp 1 miliar.

“Lima belas tahun dikurangi seluruhnya dalam masa tahanan yang sedang dijalani dengan pertimbangan terdakwa tetap ditahan dan dibebani membayar denda Rp 1 miliar rupiah subsider enam bulan kurungan,” tutur JPU, dikutip dari Kumparan.

Menanggapi tuntutan JPU, Nirina Zubir mengaku puas. Hukuman tersebut dinilai layak untuk mantan asisten rumah tangganya itu.

“Saya cukup puas karena, kan, dari 15 tahun ini, kan, kita tahu bahwa biasanya hakim memberikan hukumannya 2/3 dari yang dituntut oleh JPU,” ucap Nirina Zubir.

Mengenai denda yang dikenakan terhadap Riri, Nirina Zubir menilai hal tersebut bukanlah menjadi urusannya.

“Rp 1 miliar itu bukan hak kami dan aku juga I don’t care mereka mau didenda berapa. Tapi, toh, kalau enggak bayar, dikasih subsider enam bulan dan itu dipotong lagi. Itu nggak kehitung, deh, dengan kerugian yang kami dapatkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Nirina Zubir merasa kecewa dengan tuntutan yang diberikan untuk terdakwa lain, yakni notaris Farida. Sebab, Farida merupakan aktor intelektual dari perkara tersebut.

“Sudah ketahuan ada aliran dana, tapi tidak dikenakan TPPU, terus diberikan tuntutannya adalah empat tahun,” pungkas Nirina Zubir.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6