Modus Tuduh Cicilan Menunggak, Perampasan Motor Terjadi di Bekasi

Perampasan motor modus cicilan menunggak kembali terjadi. Kali ini, seorang pria inisial EY (31) tahun dirampas motornya oleh para pelaku yang bermodus ‘mata elang’.

Menurut Kapolsek Bekasi Kota, Kompol Salahuddin membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya korban telah melaporkan kejadian tersebut.

“Ya, laporan sudah kami terima. Laporan pada hari Jumat 27 Mei 2022, ini akan kita lanjuti segera, korban hanya satu atas nama EY,” ujar Salahuddin, Kamis (2/6).

Terpisah, Korban EY menceritakan kejadian yang menimpanya terjadi pada Jumat (27/5) sekitar pukul 08.25 WIB. Saat itu dia melintas di Jl Kalimalang, Bekasi Barat, Kota Bekasi.

“Kemarin kan habis nganterin adik saya berangkat kerja, terus saya mau main dulu ke rumah temen. Saya nggak tahu di belakang ada yang ngikutin saya 3 motor, boncengan semua enam orang,” terang EY.

EY lalu diberhentikan oleh keenam orang yang mengikutinya itu. Para pelaku kemudian menuding korban menunggak cicilan.

“Terus saya tanya ‘kenapa bang?’, katanya motornya nunggak, ‘lah nunggak gimana orang bulan kemarin saya bayar kok’, saya gituin kan, bulan ini doang saya belum bayar, ini ada buktinya,” tuturnya.

Walau sudah memberikan penjelasan, para pelaku tetap memaksa untuk mengambil motor EY. Para pelaku sempat diancam EY akan diteriaki maling, namun para pelaku tidak gentar dengan ancaman EY.

“Dia pelaku tetap maksa, ‘jangan pake maksa dong’ saya bilang gitu ya, ‘kalau maksa saya teriakin maling’. ‘Saya nggak takut teriakin aja’, dia (pelaku) bilang gitu,” ujar EY.

Para pelaku kemudian memegangi tangan korban. Kunci motor korban lalu diambil paksa pelaku.

“Dia berenam saya sendiri posisi, saya tidak bisa berkutik, tangan saya kan dipegang. Kunci saya taruh kantong celana, ya udah saya dipeganglah itu nggak bisa berkutik. Nah itu dia sempat nulis dulu tuh surat-surat gitu ya,” katanya.

Setelah motornya ditarik, EY diberikan surat untuk menebus motornya tersebut. Namun ketika ditanyakan kepada pihak leasing, surat tersebut ternyata bodong.

“Surat penarikan motor katanya itu, pas kita tanya ke leasing katanya ‘nggak ini saya nggak berani narik motor di pinggir jalan’. Kata (pihak leasing) nya ini surat bodong,” singkatnya. (Kay)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung. Ki Ageng Rangga Sasana, atau yang lebih dikenal publik dengan panggilan Lord Rangga, dikabarkan meninggal...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Pria 49 Tahun di Balikpapan Tersetrum Tegangan Tinggi saat Mengecat Ruko

Saat sedang mengecat sebuah ruko di kawasan Belakang BCA, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, seorang pria bernama Riski (49) tersentrum listrik tegangan tinggi pada...

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembacok Pelajar SMP di Yogya

Polisi berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar SMP di Yogyakarta berinisial M (14) mengalami luka di bagian wajah. Pelaku diketahui menyabetkan sabuk...

Iklan3