Miliki Senpi Ilegal, Pria Ini Diringkus Tim Polres Kampar Riau

Tim Satreskrim Polres Kampar menangkap pemilik dan pengguna senjata api (Senpi) ilegal di Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau.

Pelaku adalah JS (33) warga Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar. Dari tangannya berhasil diamankan barang bukti senpi laras panjang, selongsong peluru, parang dan handphone.

Penangkapan pelaku berawal pada Rabu (25/5/2022) Sekira pukul 08.00 WIB, Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kampar (tim macan) mendapatkan informasi tentang adanya penggunaan senpi ilegal di Desa Sungai Sarik, Kecamatn Kampar Kiri.

Kasat Reskrim Polres Kampar memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku pemilik dan pengguna senjata api tersebut

Kemudian pada Kamis (26/5/2022) sekira pukul 13.00 WIB, tim turun ke lapangan wilayah Desa Sungai Sarik, Kecamatan Kampar Kiri dan mengumpulkan informasi.

Informasi yang didapat bahwa pelaku atas nama JH sering meresahkan masyarakat dengan membawa senjata api tersebut.

Selanjutnya pada Jumat (27/5/2022) tim berhasil mengamankan pelaku didepan sebuah rumah di dalam perkebunan sawit.

Kemudian Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kampar melakukan penggeledahan dan menemukan satu pucuk senjata api laras panjang, satu buah selongsong dan satu buah parang. Kemudian saat tim menanyakan surat izin kepemilikan senjata api pelaku tidak dapat menunjukkannya.

Selanjutnya, tim melakukan interogasi awal dan didapatkan informasi pelaku mendapatkan senjata api tersebut dari seseorang yang bernama UJ saat pelaku berada di Jambi.

Pelaku membeli senjata api tersebut seharga Rp2.000.000 dengan 5 butir peluru. Pelaku menggunakan senjata api tersebut untuk berjaga-jaga dan berburu.

Kapolres Kampar AKBP Rido Purba melalui Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Berry Juana Putra menjelaskan, bahwa pelaku dan barang bukti diamankan ke Polres Kampar untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA  BMKG: Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Riau

“Pelaku sudah melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Darurat No. 12 Tahun 1951,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Gempa Magnitudo 2,7 Guncang Cilacap

Peristiwa gempa bumi kembali terjadi, Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,7 terjadi di Cilacap, Jawa Tengah. Gempa ini berpusat di laut. "Info Gempa Mag:2.7," tulis BMKG...

Hukum

Mobil Anggota DPRK Pidie Digelapkan IRT

Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial YT, warga Gampong Benteng, Kota Sigli, ditangkap polisi Selasa 21 Juni 2022. YT ditangkap karena diduga menggelapkan mobil...