Mesir Lanjutkan Festival Balon Udara Setelah Insiden di Luxor

Pihak berwenang Mesir pada Rabu (20/7) melanjutkan festival balon udara panas di atas kota kuno Luxor setelah dua hari diberhentikan setelah dua turis terluka ringan dalam perjalanan.

Sebuah balon udara panas dengan 28 turis melayang keluar jalur pada hari Senin karena perubahan arah dan kecepatan angin. Balon berada di ketinggian 60 meter  ketika berbelok keluar jalur.

Sebelum mendarat di area terbuka, balon sedikit bertabrakan dengan yang lain.

Kementerian Penerbangan Sipil mengatakan pihaknya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan setelah meninjau “semua langkah keselamatan dan langkah yang diambil” untuk mengoperasikan penerbangan populer tersebut.

Dikatakan dua perusahaan yang mengoperasikan balon yang terlibat dalam insiden Senin masih ditangguhkan sampai penyelidikan selesai.

Balon udara panas di atas Luxor, 510 kilometer (320 mil) selatan Kairo, menawarkan pemandangan kuil-kuil kuno di kota itu kepada wisatawan.

Namun, kecelakaan balon tidak jarang terjadi. Kecelakaan balon udara panas di dekat Luxor pada tahun 2013 menewaskan 19 turis, kemungkinan kecelakaan paling mematikan yang pernah tercatat.

Pada tahun 2009, 16 turis terluka ketika balon mereka menabrak menara transmisi ponsel. Setahun sebelumnya, tujuh turis terluka dalam insiden serupa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Tragedi Kanjuruhan, Bintang Emon Singgung Tanggung Jawab Pihak Berwenang

Komika Bintang Emon menjadi salah satu dari sekian selebritis Tanah Air yang akui ikut merasa terpukul atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang,...

Gaya Hidup

5 Manfaat Masker Lemon untuk Wajah dan Cara Membuatnya

Masker lemon bisa menjadi salah satu pilihan masker alami untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungan vitamin C yang tinggi membuat masker ini dipercaya dapat mencegah...

Peristiwa

Tragedi Kanjuruhan, Bocah 11 Tahun Ditinggal Orangtuanya Meninggal Terinjak

Pasangan suami istri (pasutri) bernama M Yulianto (40) dan Devi Ratna Sari (30) meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Jenazah keduanya dimakamkan dalam...

Hukum

Diretas, Twitter Polsek Srandakan Cuit Tak Pantas soal Tragedi Kanjuruhan

Komentar tak pantas atau nirempati dari akun Twitter Polsek Srandakan, Kabupaten Bantul, terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, viral di media sosial. Akun Twitter...

Iklan3