Menteri Basuki Temui 25 Pegawai PUPR Peserta Pelatihan Smart City di Korsel

Di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo ke Korea Selatan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, akhir pekan lalu, menyempatkan bertemu peserta program pelatihan Strengthening The Capacity of Planning and Implementing Smart Cities In Indonesia di Korea Selatan.

Menteri Basuki berpesan kepada para peserta, untuk dapat memanfaatkan sebaik-baiknya pelatihan tersebut, sehingga bisa bermanfaat untuk pengembangan kota-kota di Indonesia, termasuk Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur sebagai Kota Pintar (Smart City) .

“Jangan sia-siakan kesempatan yang diberikan kepada Saudara oleh Pemerintah. Saudara sekalian harus hadir, serius, dan aktif dalam setiap kelas, juga pertajam pemikiran anda untuk memecahkan masalah yang mungkin muncul dalam pengembangan IKN nantinya,” kata Menteri Basuki, dikutip dari Infopublik.

Menteri Basuki berharap para peserta pelatihan ini dapat mengambil intisari dan basic keilmuan tentang penerapan Smart City di Korea Selatan.

“Tolong dalam 5 minggu itu semua fokus, serius dan ikhlas mengikuti training dengan sungguh-sungguh. Apa itu smart city? Menurut saya, smart city jauh lebih kompleks dari digitalisasi. Serius belajar adalah wujud dari bersyukur. Hanya 25 orang dari ribuan young engineers dan non-engineers yang terpilih, jadi Anda semua harus bersyukur karena mendapat kesempatan langka dan nanti akan bermanfaat dan punya nilai tambah setelah selesai kursus di Korea Selatan,” pesan Menteri Basuki.

Dikatakan Menteri Basuki, selain untuk rencana pembangunan IKN, pembelajaran pembangunan kota cerdas juga dapat bermanfaat untuk diimplementasikan pada kota-kota lain di seluruh Indonesia.

“Saya yakin dengan kualitas training dan pengalaman K Water – sebagai the best water company in the world, akan banyak ilmu, teori dan aplikasinya, yang bisa kita manfaatkan dan terapkan di Indonesia. Ini adalah dukungan yang signifikan dari Pemerintah Korea Selatan, seperti yang kita tahu bahwa Korea Selatan memiliki pengalaman dalam mengembangkan dan mengatur Busan EcoDelta Smart City, Kotabaru Songdo, dan Kota Pemerintahan Sejong sebagai ibukota administrasi Korea Selatan,” kata Menteri PUPR Basuki.

BACA JUGA  Kasal Ajak Korsel Perkuat Kerja Sama Militer

Dikatakan Menteri Basuki, pembangunan Ibu Kota Baru (IKN) dan kota-kota di Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, yang memahami prinsip dasar membangun kota pintar, memiliki analisis yang tajam untuk berpikir tentang pemecahan masalah pengembangan kota pintar, dan memiliki komitmen yang kuat dalam pembangunan Indonesia.

Pelaksanaan pelatihan di Korea Selatan akan berlangsung 35 hari dari 17 Juli hingga 20 Agustus 2022.

Program yang dilaksanakan Kementerian PUPR bersama Korea International Cooperation Agency (KOICA) ini dirancang dengan persentase yang sama antara jam kuliah di kelas, diskusi, penelitian dan seminar teknis kunjungan lapangan agar peserta mendapatkan pengalaman langsung. Semua peserta mempelajari 4 (empat) tema utama yaitu, Pembangunan Kota Administratif, Pembangunan Kota Pintar (Smart City), Pengelolaan Air Cerdas,dan Pengelolaan Jalan dan Transportasi Cerdas selama 5 minggu pelatihan di Korea Selatan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Tragedi Kanjuruhan, Bintang Emon Singgung Tanggung Jawab Pihak Berwenang

Komika Bintang Emon menjadi salah satu dari sekian selebritis Tanah Air yang akui ikut merasa terpukul atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang,...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Ruko Laundry di Tangerang Terbakar, 3 Tewas Terpanggang!

Musibah kebakaran terjadi Tangerang, Sebuah rumah yang dijadikan tempat usaha cuci pakaian terbakar. kebakaran ini terjadi di Perumahan Taman Cikande RT 09 RW 02...

Hukum

Gelar Rekonstruksi! Suami yang Bunuh Istri lalu Mayat Dibuang di Jembatan Bima Ngaku Menyesal dan Menangis

Rekonstruksi kejadian suami yang bunuh istri lalu mayatnya dibuang di jembatan Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) digelar pada Jumat (2/12/2022). Rekonstruksi pembunuhan...

Iklan3