Menko PMK Selenggarakan Rakor Gerakan Nasional Revolusi Mental

Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) menyelenggarakan Rapat Koordinasi Gerakan Nasional Revolusi Mental Region Timur dalam rangka percepatan pembentukan dan penguatan Gugus Tugas Daerah Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Kegiatan ini dibuka Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), dihadiri perwakilan OPD pengemban tugas Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) dari 10 Provinsi wilayah Indonesia timur. Dari Gorontalo adalah Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Gorontalo yang diwakilkan oleh Sekretaris Badan.

Rapat koordinasi ini bertujuan mempercepat pembentukan Gugus Tugas Daerah GNRM yang hingga saat ini telah mencapai 71 persen yaitu sebanyak 365 dari 514 kab/kota. Meskipun merupakan capaian yang cukup baik, namun Menko PMK mengingatkan kembali bahwa penguatan dan perluasan program kegiatan Gugus Tugas Daerah perlu dioptimalkan untuk lebih cepat membangun mental bangsa yang lebih baik sesuai amanat RPMN 2020-2024 dan selaras dengan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Dikutip dari InfoPublik pada Rabu 27 Juli, Menko PMK Muhajir Effendy menilai progres pembentukan Gugus Tugas tidak akan efektif jika tidak dibarengi dengan penguatan program dan kegiatan.

Menurutnya Revolusi Mental bukan hanya sebuah slogan atau folosofi untuk diucapkan dan dipahami, namun juga perlu diimplementasikan dalam wujud Aksi Nyata. Aksi Nyata adalah sebuah kegiatan yang dapat dirasakan langsung oleh para pemangku kepentingan khususnya masyarakat luas.

GNRM menurut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) baru dapat dilaksanakan secara berlanjut jika telah efektif melibatkan unsur yaitu 5 pihak pemangku kepentingan: Pemerintah, Akademisi, Dunia Usaha, Media, dan Masyarakat.

Untuk itu tiap Gugus Tugas Daerah GNRM perlu didorong untuk melibatkan lintas pelaku tersebut khususnya untuk bersama-sama melaksanakan Aksi Nyata.

BACA JUGA  Dinas Sosial P3A dan Pengadilan Tinggi Teken PKS Layanan Penyandang Disabilitas

Aksi Nyata dapat sesederhana gotong royong warga untuk membersihkan lingkungan RT, hingga penanaman pohon. Penanaman pohon sendiri merupakan Aksi Nyata tematis yang sedang diarusutamakan dalam tajuk Penanaman Sepuluh Juta Pohon.

Penanaman pohon tidak hanya untuk menangani kerawanan bencana dan mendukung upaya ketahanan pangan, namun juga sebagai upaya edukasi kepada masyarakat akan pentingnya investasi jangka panjang untuk kelestarian lingkungan. Penanaman pohon merupakan bagian dari GNRM yang menyasar beberapa Program Gerakan sekaligus karena menaungi berbagai aspek kehidupan bermasyarakat.

Diharapkan Rakor ini dapat mendorong inisiatif setiap Pemerintah Daerah melaksanakan minimal 1 Aksi Nyata. GNRM memiliki 5 Program Kegiatan mendorong lintas pelaku untuk berperan aktif dalam pelaksanaan (1) Indonesia Melayani, (2) Indonesia Tertib, (3) Indonesia Bersih, (4) Indonesia Mandiri, dan (5) Indonesia Bersatu. Masing-masing Program Kegiatan dikoordinasikan oleh (1) Kementerian Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, (2) Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, (3) Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, (4) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan (5) Kementerian Dalam Negeri.

Dari hasil laporan Direktur Bina Ideologi Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, bahwa Provinsi Gorontalo dan Kabupaten/Kota Se Provinsi Gorontalo sudah 100 % telah terbentuk Gerakan Nasional Revolusi Mental.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Tragedi Kanjuruhan, Bintang Emon Singgung Tanggung Jawab Pihak Berwenang

Komika Bintang Emon menjadi salah satu dari sekian selebritis Tanah Air yang akui ikut merasa terpukul atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang,...

Gaya Hidup

5 Manfaat Masker Lemon untuk Wajah dan Cara Membuatnya

Masker lemon bisa menjadi salah satu pilihan masker alami untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungan vitamin C yang tinggi membuat masker ini dipercaya dapat mencegah...

Peristiwa

Tragedi Kanjuruhan, Bocah 11 Tahun Ditinggal Orangtuanya Meninggal Terinjak

Pasangan suami istri (pasutri) bernama M Yulianto (40) dan Devi Ratna Sari (30) meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Jenazah keduanya dimakamkan dalam...

Hukum

Diretas, Twitter Polsek Srandakan Cuit Tak Pantas soal Tragedi Kanjuruhan

Komentar tak pantas atau nirempati dari akun Twitter Polsek Srandakan, Kabupaten Bantul, terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, viral di media sosial. Akun Twitter...

Iklan3