Menko Airlangga: 40 Persen Pasar Internet Asia Tenggara Ada di Indonesia

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan nilai ekonomi digital/internet Indonesia di tahun 2021 tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, yakni sebesar US$70 miliar, dan diperkirakan mampu mencapai US$146 miliar pada tahun 2025. Selain itu, 40 persen pangsa pasar ekonomi internet Asia Tenggara berada di Indonesia.

Menko Airlangga mengatakan, “Pelaksanaan tranformsi digital di Indonesia saat ini diantaranya mencakup pembangunan sarana infrastruktur, baik fisik maupun digital, termasuk pengembangan jaringan 5G, pembangunan sejumlah data center, rencana pengadaan low orbital satellite untuk menyediakan layanan internet sampai ke pelosok Indonesia, serta penerapan program Indonesia 4.0 dalam mendukung perkembangan industri nasional,” saat menerima kunjungan General Manager IBM Asia Pacific Paul Burton di Jakarta, Selasa (21/6/2022)

Sektor yang menjadi penopang utama ekonomi digital di Indonesia adalah e-commerce, di mana tahun lalu nilainya mencapai US$53 miliar, dan diprediksi pada 2025 akan naik menjadi US$104 miliar.

Telah dikembangkan pula sejumlah sub-sektor ekonomi digital, seperti healthtech (telemedicine), fintech, edutech, serta pelaksanaan program Kartu Prakerja yang melibatkan 115 lembaga pelatihan online dan telah diikuti oleh lebih dari 12 juta orang.

Dalam kesempatan yang sama, General Manager Burton menyampaikan bahwa IBM berencana mendirikan lembaga pelatihan Hybrid Cloud Academy di pulau Batam. “Lembaga tersebut akan menyediakan program training di bidang cloud development and administration yang akan mencetak lulusan dengan keahlian digital yang relevan dan dibutuhkan saat ini,” ujar Burton, dilansir dari laman Infopublik.id.

IBM juga tertarik untuk mendukung pengembangan data center di Indonesia, khususnya yang terkait dengan security operation center, serta training of trainer di bidang cyber skill. Dalam waktu dekat, General Manager Burton akan berkunjung ke Batam untuk menjajaki rencana pembangunan lembaga pelatihan dimaksud.

BACA JUGA  Arus Balik di Bandara Soetta Tembus 1.130 Penerbangan Per Hari

Menko Airlangga berharap berbagai potensi kerja sama dengan IBM dapat terlaksana sesuai dengan rencana, sehingga dapat semakin meningkatkan potensi ekonomi digital Indonesia dan akan mencapai pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan rendah karbon (ekonomi hijau).

“Saya menyambut baik rencana IBM terkait pengembangan talenta digital yang diharapkan dapat mendukung upaya penciptaan SDM dengan keahlian yang diperlukan oleh dunia usaha dan industri (matching supply and demand of labor force), mengingat bahwa Indonesia membutuhkan sekitar 600.000 talenta digital setiap tahunnya. IBM juga diharapkan dapat ikut mendorong on-boarding UMKM ke platform digital dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi digital Indonesia,” pungkas Menko Airlangga.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Timpora Periksa Izin Kerja 16 WNA Thailand di Dua Kapal Isap Produksi

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Karimun Fajri Dirgantara mengatakan, operasi yang dilakukan pihaknya itu guna memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di wilayah...

Hukum

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Kampar Riau Diringkus di Lokasi Berbeda

Sebanyak tiga orang pelaku pengedar narkoba diduga jenis sabu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berhasil diringkus polisi setempat di tempat kejadian perkara (TKP) yang...