Melintas dari Terbanggi Menuju Way Kanan, Residivis Palak Sopir Truk Rp 1 Juta

Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Lampung Tengah berhasil menangkap kembali seorang residivis yang sudah lima kali keluar masuk penjara. Kali ini ia diamankan atas kasus pemalakan terhadap seorang sopir truk.

Satreskrim Polres Lampung Tengah mendapat laporan korban Rohmat (35) tahun yang berprofesi sebagai sopir truk warga Kabupaten Way Kanan.

Kasatreskrim AKP Edy Qorinas mendampingi Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya mengatakan, korban diperas pelaku Win (36) tahun saat melintas dari Bandar Lampung menuju Way Kanan di Simpang Terbanggi Besar.

“Korban melaporkan bahwa dirinya diperas dan diminta sejumlah uang oleh pelaku agar bisa melintas di Simpang Terbanggi menuju Way Kanan,” ungkap AKP Edy Qorinas pada Kamis (21/4).

Pelaku Win lanjut Kasatreskrim, ditangkap berkat instruksi langsung AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya terkait operasi sapu bersih premanisme, saat pelaku berada di ruas Jalinteng Terbanggi Besar.

“Pelaku ini merupakan residivis sejumlah kasus pembegalan dan pemerasan di wilayah Terbanggi Besar, dan sudah lima kali menjalani hukuman di penjara,” terang Edy Qorinas.

Korban Rohmat dalam keterangannya yang disampaikan kepada penyidik Satreskrim Polres Lamteng, ia diminta untuk mengeluarkan Rp 1 juta supaya bisa melintas dari Terbanggi Besar menuju Way Kanan.

“Truk saya dihadang motor milik pelaku di tengah jalan. Terus pelaku naik ke atas truk dan langsung meminta uang Rp 1 juta supaya truk saya bisa melintas,” ungkap Rohmat.

Korban awalnya menolak untuk memberikan uang kepada pelaku, namun karena takut diancam dengan sebilah senjata tajam, Rohmat akhirnya menyerah dan memberikan uang kepada pelaku.

Saya diancam akan ditusuk dengan Sajam yang ia bawa jika tidak memberi uang. Akhirnya saya kasih Rp 900 ribu, lalu dia pergi,” ujarnya.

Kapolres AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya menyampaikan, pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum Polres Lampung Tengah.

Doffie mengatakan, Jajarannya juga tak akan sungkan mengambil tindakan tegas terukur kepada pelaku kriminalitas yang membahayakan masyarakat dalam setiap aksinya.

“Tidak ada tempat untuk pelaku premanisme dan kriminalitas lainnya di Lampung Tengah. Kami akan lakukan sapu bersih pelaku premanisme yang kerap beraksi di tengah masyarakat,” tutupnya. (Kay)

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jual Beli Uang Palsu, Penjaga Warkop di Surabaya Ditangkap

Seorang penjaga warung kopi (warkop) di kawasan Jalan Amir Mahmud, Gunung Anyar, Surabaya ditangkap polisi karena menyambi jual beli uang palsu. Saat diamankan polisi, pria...

Gaya Hidup

Kenali Perbedaan Alergi Matahari dan Terbakar Matahari

Alergi matahari dan terbakar matahari terkadang sulit dibedakan karena gejala yang muncul hampir serupa. Padahal, keduanya disebabkan oleh reaksi yang berbeda pada kulit. Nah,...

Peristiwa

Pasutri Tewas Usai Tabrak Truk di Jalinbar

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Pekon Kotabatu, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat pada Minggu, 22 Mei 2022, sekitar 06.30 WIB....

Hukum

Edarkan Sabu, Pria di Payakumbuh Diciduk BNN

Anggota Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) menciduk seorang pengedar narkoba jenis sabu yang berinsial AD (42) tahun. Sebanyak 11 paket sabu...