Mahasiswa Desak Mundur Kapolres Pasaman

Aksi penangkapan terhadap seorang mahasiswa terkait munculnya desakan pencopotan Kapolres Pasaman yang menyebabkan Kabupaten Pasaman bergejolak beberapa hari terakhir.

Berdasarkan informasi, pada 2 Agustus ini, mahasiswa dan masyarakat bakal menggelar aksi demo, menyampaikan aspirasi yang tidak puas dengan kinerja kapolres.

Buntut dari rencana aksi itu, salah seorang mahasiswa bernama Husnul Qotimah, diamankan Polres Pasaman pada Kamis (28/7). Hingga saat ini ia dikabarkan pihak keluarga masih di sel tahanan mapolres.

Husnul sendiri diketahui merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Mahasiswa asal, Lansek Kadok, Kabupaten Pasaman itu merupakan koordinator aksi dalam aksi demo yang direncanakan 2 Agustus nanti.

Pihak keluarga merasa sangat sedih dan merasa berduka atas penangkapan salah satu keluarga mereka.

“Orang tua kami sangat sedih, dan sampai tidak sanggup datang ke polres. Mungkin orang tua kami takut dan tidak tahan (melihat Husnul, red),” jelas Atika Atifa, 23, yang merupakan adik Husnul Qotimah.

Atika menyebut, setelah beberapa hari penangkapan, ia baru bisa bertemu dengan Husnul Qotimah, Minggu (31/7). Ia bersyukur, kakaknya tersebut dalam keadaan sehat meski sedang berada dalam sel.

Atika dan keluarga sendiri sampai kini tidak mengetahui atas alasan penangkapan keluarga mereka tersebut. Sehingga belum ada upaya apa-apa yang dilakukan. Namun jika ada hal buruk yang dituduhkan, ia meyakini hal itu pasti tidak benar.

“Kami yakin Husnul Qotimah dijebak, pak,” ujarnya.

Ia berharap agar keadilan diberikan kepasa keluarga mereka, sehingga keluarga mereka yang ditangkap bisa kembali bebas.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pasaman AKP Roni AZ membenarkan melakukan penangkapan terhadap Husnul Qotimah.

Namun ia membantah kalau Husnul bukan seorang mahasiswa lagi. “Dia itu mana mahasiswa itu, dia itu sudah mau wisuda,” jelas Roni dengan nada tinggi.

Roni sendiri menyebut kalau penangkapan Husnul Qotimah berkaitan dengan tindak pemerasan. “Beritanya sedang kita rilis, nanti langsung saja ke bagian humas,” tandasnya. (Kay)

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6