Kuba: Havana Umumkan Pemadaman Listrik Saat Krisis Energi Semakin Mencekik

Ibu kota Kuba, Havana, akan memulai pemadaman listrik pada bulan Agustus, dan telah membatalkan karnaval  serta mengambil tindakan lain ketika krisis energi negara itu memburuk, media pemerintah melaporkan pada Sabtu (30/7).

Havana, rumah bagi seperlima dari populasi 11,2 juta dan pusat kegiatan ekonomi di Kuba, telah terhindar dari pemadaman listrik setiap hari selama empat jam atau lebih yang dialami pulau lainnya selama berbulan-bulan.

Pemadaman listrik telah memicu beberapa protes lokal kecil musim panas ini dan setahun yang lalu di bulan Juli memicu hari kerusuhan yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh negeri saat ketidakpuasan memuncak.

Untuk saat ini, jadwal pemadaman listrik akan berarti masing-masing dari enam wilayah di kota Havana akan mengalami pemadaman listrik setiap tiga hari selama jam sibuk tengah hari, menurut harian Partai Komunis setempat, seperti dikutip oleh Tribuna de la Habana, yang melaporkan pada pertemuan lokal.

Pemadaman listrik mencerminkan krisis ekonomi yang semakin dalam yang dimulai dengan sanksi baru AS yang keras di pulau itu pada tahun 2019 dan memburuk dengan pandemi yang menghancurkan pariwisata, dan kemudian invasi Rusia ke Ukraina.

Melonjaknya harga makanan, bahan bakar dan pengiriman telah mengekspos ketergantungan impor dan kerentanan seperti infrastruktur yang rusak. Ekonomi negara itu turun 10,9% pada tahun 2020, pulih hanya 1,3% tahun lalu.

Kuba telah bertahan lebih dari dua tahun kekurangan makanan dan obat-obatan, antrean panjang untuk membeli barang langka, harga tinggi dan kesulitan transportasi. Pemadaman listrik hanya menambah frustrasi, yang menyebabkan eksodus lebih dari 150.000 orang Kuba sejak Oktober ke Amerika Serikat, dan lebih banyak lagi di tempat lain.

BACA JUGA  Erdogan Desak Putin Menyatakan Gencatan Senjata di Ukraina

“Ini adalah momen untuk menunjukkan solidaritas dan berkontribusi sehingga Kuba lainnya tidak menderita pemadaman yang tidak diinginkan,” kata pemimpin Partai Komunis Havana Luis Antonio Torres seperti dikutip Tribuna.

Torres, dan yang lainnya pada pertemuan itu bersikeras bahwa mereka bertindak dalam solidaritas dengan sesama warga Kuba, bukan karena kebutuhan, dan mengumumkan langkah-langkah lain seperti liburan massal untuk menutup perusahaan milik negara, bekerja dari rumah, dan pemotongan 20% dalam alokasi energi untuk bisnis swasta. dengan konsumsi tinggi. Karnaval yang dibatalkan itu dijadwalkan berlangsung bulan depan.

havana
Orang-orang berbaris untuk memasuki toko di pusat kota Havana

Jorge Pinon, direktur Universitas Texas di Program Energi dan Lingkungan Amerika Latin dan Karibia Austin, mengatakan penilaian yang berbeda dari Torres ditawarkan. Dia mengatakan seluruh jaringan listrik hampir runtuh setelah kebakaran baru-baru ini di dua dari 20 pembangkit yang sudah usang, dengan yang lain terus-menerus mogok.

“Ketika Anda terus menjalankan peralatan melewati jadwal pemeliharaan modal, itu jatuh ke dalam pusaran tanpa solusi jangka pendek,” katanya seperti dikutip Reuters.

“Pemadaman terjadwal yang diumumkan bukan dalam bentuk sukarela, melainkan keharusan untuk menghindari kemungkinan runtuhnya sistem secara total,” kata Pinon.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung. Ki Ageng Rangga Sasana, atau yang lebih dikenal publik dengan panggilan Lord Rangga, dikabarkan meninggal...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Pria 49 Tahun di Balikpapan Tersetrum Tegangan Tinggi saat Mengecat Ruko

Saat sedang mengecat sebuah ruko di kawasan Belakang BCA, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, seorang pria bernama Riski (49) tersentrum listrik tegangan tinggi pada...

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembacok Pelajar SMP di Yogya

Polisi berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar SMP di Yogyakarta berinisial M (14) mengalami luka di bagian wajah. Pelaku diketahui menyabetkan sabuk...

Iklan3