KPU Tetapkan Masa Kampanye Hanya 75 Hari untuk Kurangi Konflik

Kampanye dalam pemilihan umum (Pemilu) 2024 direncanakan berlangsung  75 hari,  untuk mengurangi potensi konflik dan pembelahan  di masyarakat.

Secara teknis kampanye 75 hari akan membantu penyelenggara, dan peserta pemilu untuk melalui masa kampanye yang tidak menimbulkan dampak merugikan.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Parsadaan Harahap, melalui keterangan tertulisnya, Senin (13/6/2022).

“Ini menjadi sebuah pertimbangan untuk sebuah isu yang menjadi evaluasi kami pada Pemilu 2019, yaitu soal konflik di internal masyarakat, kemudian ada pembelahan-pembelahan,” kata  Parsadaan Harahap.

Parsadaan menuturkan,  rancangan kampanye yang sudah diatur dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Tahapan tersebut sudah melalui tahap pembicaraan dan pembahasan di tingkat tripartit kepemiluan.

Rancangan tahapan Pemilu 2024, khususnya jadwal kampanye telah melalui kajian-kajian sebelum diundangkan dalam PKPU.

“Sebenarnya 75 hari itu tidak serta merta, ada kajiannya. Kami meyakini ini sudah memberikan keadilan kepada seluruh peserta Pemilu 2024,” ujarnya, dilansir dari infopublik.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama Penyelenggara Pemilu menyetujui PKPU tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024.

Hal itu disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi II DPR RI bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Dihari Ulang Tahun Emmeril, Ataliya Praratya Posting Video Perjalanan Hidup Sang Putra

Tepat pada hari ini, Sabtu (25/6), mendiang Emmeril Kahn Mumtadz atau yang akrab disapa Eril berulang tahun yang ke-23. Tentunya ini menjadi yang pertama...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Geger! Warga Temukan Mayat Penghuni Rumah dalam Kondisi Membusuk di Sumut

Warga digegerkan oleh penemuan mayat di salah satu rumah warga di Jalan Ragi Hidup II, Desa Pematang Simalungun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara...

Hukum

Edarkan Narkotika di Kalsel, 7 Pengedar Berhasil Diamankan Polisi, 608 Gram Sabu Disita

Tujuh pengedar narkotika jenis sabu berhasil ditangkap oleh Tim Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) di lokasi yang terpisah di Kabupaten Tapin dan Kabupaten Barito Kuala,...