Konser NCT Dream Dibatalkan Usai 2 Member Positif Covid-19, Fans Kecewa

Menyusul Mark Lee yang dikonfirmasi absen di konser “THE DREAM SHOW 2: In A DREAM” akibat positif COVID-19 pada Senin (25/7), Renjun juga dikonfirmasi positif COVID-19 pada Rabu (27/7) yang berujung pada pembatalan konser NCT DREAM. Tak hanya penggemar yang menyayangkan hal tersebut, tapi juga netizen.

Pada 27 Juli, SM Entertainment mengonfirmasi bahwa Renjun yang dites positif COVID-19. Hal ini menyebabkan konser yang akan datang, “THE DREAM SHOW 2: In A DREAM” yang juga merupakan konser pertama dengan 7 member, akan dibatalkan.

NCT DREAM dijadwalkan tampil di Gocheok Sky Dome, Seoul, akhir pekan ini dari pada 29-31 Juli dan awalnya berencana untuk menggelar konser tanpa Mark. Namun, dengan Renjun yang juga positif COVID-19, SM Entertainment memutuskan akan lebih baik untuk membatalkan konser yang sudah sold-out ini.

DIkutip dari Wowkeren, pada Kamis 28 Juli, kabar bahwa konser “THE DREAM SHOW 2: In A DREAM” telah dibatalkan, banyak penggemar NCT DREAM yang mau tidak mau mengungkapkan kekecewaan besar yang mereka alami. Tagar “SM Jangan Batalkan Konser DREAM, Tunda Saja” serta “Konser Dibatalkan” trending di Twitter Korea tak lama setelah pengumuman dibuat.

Kabarnya, kerugian dari pembatalan konser ini mencapai miliaran won (puluhan miliar rupiah). Banyak netizen yang berkumpul di platform media sosial dan komunitas online Theqoo untuk mengungkapkan kekecewaan mereka.

“Aku baru saja melewati Gocheok ha… Agensi ini kasihan, para membernya kasihan, para penggemarnya kasihan dan aku juga kasihan pada diriku sendiri,” komentar netizen, menyertakan foto banner NCT DREAM. “Secara realistis, bagaimana kalian mengharapkan mereka untuk menundanya? Tempat itu sudah disewa sampai Februari tahun depan…” kata netizen lainnya.

“Gocheok Dome sudah sepenuhnya disewa untuk sisa tahun ini,” ujar netizen. “Tentu saja agensi tidak akan membatalkannya jika mereka tahu mereka bisa menundanya…” komentar yang lain. “Apakah mereka benar-benar berpikir bahwa agensi tidak menundanya karena mereka tidak ingin melakukannya?” imbuh lainnya.

“Apa mereka tidak tahu berapa biaya kerugian yang ditanggung agensi? Apakah mereka berpikir bahwa agensi ingin membatalkannya sendiri?” kata netizen. “Tentu saja fans berhak untuk frustrasiㅠㅠ Tapi secara realistis, ini tidak mungkin,” tambah yang lain.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6