Ketua DPR: Penanganan Kasus Hepatitis Anak Harus Ditingkatkan

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani, mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi penyebaran kasus Hepatitis akut. Ia juga mengingatkan agar pemerintah bekerja cepat dalam memonitor dan mengatasi penyakit ini.

“Peran orangtua sangat penting dalam menghadapi kasus Hepatitis akut yang masih belum diketahui penyebabnya ini. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah dengan menjaga pola keseharian anak,” ujar Puan dalam keterangan persnya, Kamis (12/5/2022) di Jakarta.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan sudah ada 348 kasus di berbagai belahan dunia. Sementara itu Kementerian Kesehatan menyebut sudah ada 15 kasus dugaan penyakit ini di Indonesia, dan lima di antaranya meninggal dunia. Berdasarkan laporan, virus ini menyerang anak usia 1-17 tahun.

Puan meminta agar seluruh pihak tidak menyepelekan virus Hepatitis akut yang menular lewat asupan makanan atau melalui mulut itu.

“Khususnya kepada para ibu yang mayoritas banyak menghabiskan waktu dengan anak, saya mengimbau agar menjaga dan memastikan kebersihan makanan anak serta terus memperhatikan protokol kesehatan,” ujar perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.

Tak hanya itu, masyarakat diminta untuk selalu menjaga kebersihan, termasuk dengan rajin mencuci tangan dengan sabun. Kemudian dengan tidak menggunakan alat makan bersama dengan orang lain dan menghindari kontak anak-anak dari orang yang sakit.

“Orang tua harus lebih awas dan banyak mencari informasi sehingga bisa mendeteksi secara dini apabila anak mengalami gejala Hepatitis,” sebut politisi PDI-Perjuangan tersebut, dilansir dari infopublik.

Mantan Menko PMK itu pun meminta Pemerintah agar terus berkoordinasi dentan WHO dalam menghadapi Hepatitis akut. Puan juga mengingatkan Pemerintah agar terus memberi penjelasan yang akurat kepada masyarakat terkait kasus dan penanganan penyakit yang masih misterius ini.

BACA JUGA  Yulian Gunhar Minta Kapolri Periksa Tan Paulin Terkait Dugaan Tambang Ilegal

“Sehingga tidak muncul kabar yang simpang siur terkait penyakit ini. Dan penting juga menjaga informasi untuk menghindari berita-berita hoax yang dapat menimbulkan kepanikan masyarakat,” ungkapnya.

Puan pun meminta pemerintah segera menentukan protokol penanganan kasus Hepatitis tersebut. Apalagi penyakit ini muncul di saat pandemi COVID-19 belum berakhir.

“Dengan penanganan yang tepat, kita berharap semua nyawa pasien kasus Hepatitis akut ini dapat diselamatkan. Pemerintah Pusat juga harus meningkatkan kerja sama dengan Pemerintah Daerah dalam monitoring terkait potensi munculnya kasus-kasus baru di berbagai wilayah,” katanya.

Ia juga mengimbau agar pemerintah menyiagakan dokter anak dan tenaga medis lainnya di setiap daerah, serta mempersiapkan fasilitas kesehatan untuk skenario terburuk.

“Termasuk juga dengan terus memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Pemerintah Pusat bersama-sama dengan Pemda dan pihak sekolah agar menjaga peserta didik dari penyebaran penyakit ini,” tutup Puan.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Mantan Ketua KONI Padang Ditangkap Kejaksaan

Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akhirnya menangkap Mantan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Padang yang berinisial AS. Diketahui AS yang merupakan ketua...

Gaya Hidup

Kenali Perbedaan Alergi Matahari dan Terbakar Matahari

Alergi matahari dan terbakar matahari terkadang sulit dibedakan karena gejala yang muncul hampir serupa. Padahal, keduanya disebabkan oleh reaksi yang berbeda pada kulit. Nah,...

Peristiwa

Dampak Kemarau, Air di Objek Wisata Pemandian Mata Ie Aceh Besar Kering

Objek wisata Pemandian Mata Ie, Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, mengalami kekeringan. Hal ini disebabkan karena kemarau di daerah tersebut. Dampak kemarau yang melanda, pemandian...

Hukum

Polisi Tangkap Pencuri Motor Ninja di Agam

Kasus pencurian sepeda motor kembali terjadi, Dua pencuri sepeda motor berhasil ditangkap oleh Jajaran Satreskrim Polres Bukittinggi. Kasatreskrim Polres Bukittinggi AKP Ardiansyah Rolindo mengatakan, ke...