Kementerian PUPR Lengkapi PSU 643 Unit Perumahan Subsidi di Kalsel

Kenyamanan penghuni perumahan subsidi, mendapat perhatian khusus Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Untuk itu, guna menjadikan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) itu nyaman, lingkungan hunian dilengkapi dengan prasarana sarana dan utilitas umum (PSU).

Pada Tahun Anggaran 2022, Kementerian PUPR mematok target penyaluran bantuan PSU rumah subsidi sebanyak 20.500 unit tersebar di 33 provinsi.

“Program itu merupakan bentuk nyata keseriusan pemerintah untuk mewujudkan cita-cita terpenuhinya kebutuhan rumah bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama rumah terjangkau layak huni dan berkualitas bagi MBR,” kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, dikutip dari infopublik, Selasa (2/8/2022).

Penyaluran bantuan PSU 2022 salah satunya di Kalimantan Selatan (Kalsel) berupa jalan lingkungan, drainase, sistem penyediaan air minum dan prasarana dan sarana persampahan agar manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat serta mewujudkan lingkungan yang nyaman, sehat dan hunian bersubsidi yang berkualitas.

Pelaksanaan bantuan PSU dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri PUPR Nomor 03/PRT/M/2018 tentang Perubahan Peraturan Menteri PUPR Nomor 38/PRT/M/2015 tentang Bantuan Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum untuk Perumahan Umum.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, mengatakan pembangunan rumah bersubsidi dan dukungan pembangunan PSU adalah upaya pemerintah mensukseskan Program Sejuta Rumah untuk mengurangi angka backlog perumahan di Indonesia khususnya di Kalimantan Selatan. “Kami ingin rumah bersubsidi di daerah juga memiliki kualitas jalan lingkungan yang baik. Masyarakat bisa tinggal di rumah bersubsidi yang layak dan terjangkau,” kata Iwan Suprijanto.

Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) Kalimantan II Hujurat mengatakan bantuan PSU rumah bersubsidi di Kalimantan Selatan sebanyak 643 unit yang diterima oleh 10 pengembang perumahan subsidi di lima kabupaten/kota. Adapun sebaran lokasinya adalah Perumahan Antasari Bintang Residence Tahap 3 (50 unit) dan Ibti Semanda Residence (50 unit) di Kota Banjarmasin serta Perumahan Griya Anisah Permai III (133 unit) dan Antasari Garden 2 (50 unit) di Kabupaten Barito Kuala.

BACA JUGA  KKP-Pemprov Kalsel Berkolaborasi di GBBI Dorong Masyarakat Gunakan Produk Lokal

Selanjutnya di Kabupaten Balangan mencakup Perumahan Rizky Balangan Residence Tahap 3 (50 unit) dan Balai Pangeran Residence (50 unit), Kabupaten Tabalong di Perumahan Linda Regency 10 (91 unit) dan Perumahan Linda Regency 8 sebanyak (59 unit) dan Kabupaten Kotabaru di Perumahan Grand Ar Raudah 7 (50 unit) dan Bamega Town House (60 unit).

“Pembangunan PSU ini diperuntukkan bagi 643 unit rumah dan menggunakan anggaran APBN senilai Rp4,43 miliar. Kami harap para pengembang bisa lebih bersemangat dalam membangun rumah bersubsidi,” kata Hujurat.

Iklan 7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

3 Cara Cerdas Membuat Lilin Tahan Lama

Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak...

Peristiwa

Angin Puting Beliung sebabkan Pohon Tumbang hingga Kuburan Terbongkar di Pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan kuburan warga terbongkar. Dampak angin puting beliung tersebut, kompleks permakanan,...

Hukum

Pesta Sabu, 4 Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

Jajaran unit satnarkoba Polsek Gadingrejo menggerebek sebuah lokasi yang diduga mengadakan pesta narkoba di dua lokasi berbeda di pekon Gadingrejo Utara. Sebanyak empat pria...

Iklan 6