Kasus Spionase WikiLeaks  Menjerat Mantan Insinyur CIA

Seorang mantan insinyur perangkat lunak CIA pada Rabu (13/7) dihukum karena membocorkan informasi rahasia ke WikiLeaks dari agen mata-mata, dalam salah satu pencurian informasi terbesar dalam sejarah CIA.

Juri di pengadilan federal Manhattan menghukum Joshua Schulte, 33, atas delapan tuduhan spionase dan satu tuduhan penghalang atas apa yang disebut kebocoran Vault 7.

Schulte telah mewakili dirinya sendiri di persidangan selama sebulan. Juri mulai berunding pada hari Jumat. Sidang sebelumnya berakhir pada pembatalan sidang Maret 2020 karena para juri menemui jalan buntu pada hitungan utama.

“Hari ini, Schulte telah dihukum karena salah satu tindakan spionase paling berani dan merusak dalam sejarah Amerika,” dalam merongrong upaya AS untuk memerangi “organisasi teroris dan pengaruh jahat lainnya” di seluruh dunia, kata Jaksa AS Damian Williams di Manhattan dalam sebuah penyataan.

Materi yang bocor terkait dengan perangkat lunak yang digunakan Badan Intelijen Pusat untuk mengawasi orang-orang di luar Amerika Serikat, melalui cara-cara seperti membahayakan ponsel cerdas dan TV yang terhubung ke internet.

WikiLeaks mulai menerbitkan materi yang bocor pada Maret 2017.

Departemen Kehakiman AS mengatakan Schulte, yang mengundurkan diri dari CIA pada November 2016, termotivasi untuk membocorkan materi tersebut karena dendam karena dia tidak senang dengan cara manajemen memperlakukannya.

Schulte membalas bahwa dia dijebak dan dikambinghitamkan atas kebocoran tersebut karena masalahnya dengan manajemen.

Departemen Kehakiman mengumumkan tuduhan terkait WikiLeaks pada Juni 2018.

Bulan lalu, menteri dalam negeri Inggris menyetujui ekstradisi pendiri WikiLeaks Julian Assange ke Amerika Serikat. Dia menghadapi tuntutan pidana federal di Virginia atas dugaan perannya dalam menerbitkan dokumen militer rahasia pada tahun 2010.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung. Ki Ageng Rangga Sasana, atau yang lebih dikenal publik dengan panggilan Lord Rangga, dikabarkan meninggal...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Pria 49 Tahun di Balikpapan Tersetrum Tegangan Tinggi saat Mengecat Ruko

Saat sedang mengecat sebuah ruko di kawasan Belakang BCA, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, seorang pria bernama Riski (49) tersentrum listrik tegangan tinggi pada...

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembacok Pelajar SMP di Yogya

Polisi berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar SMP di Yogyakarta berinisial M (14) mengalami luka di bagian wajah. Pelaku diketahui menyabetkan sabuk...

Iklan3