Kapolres Kapuas Hulu Tetapkan Tersangka Penyeludupan 28 PMI ke Malaysia

Polres Kapuas Hulu menetapkan tersangka berinisial NGR atas kasus penyeludupan PMI ilegal ke Malaysia dengan denda Rp 5 miliar dan hukuman penjara 10 tahun.

“Tersangka warga Badau yang terlibat dalam kasus penyelundupan PMI non-prosedural di daerah perbatasan,” ujar Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Iptu Indrawan dilansir dari kalbar.inews.id, Jumat (15/7/2022).

Indrawan menjelaskan, peran NGR adalah membantu penempatan 28 PMI ilegal yang akan dikirim ke Malaysia lewat jalur tikus di Desa Sungai Antu, Kecamatan Puring Kencana yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

NGR juga berperan sebagai penunjuk arah menuju Batu Lintang di Sarawak, Malaysia.

Namun upaya NGR menyelundupkan 28 PMI ilegal ini diketahui personel Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas).

“Upaya tersangka untuk menyelundupkan para PMI non-prosedural itu digagalkan oleh Satgas Pamtas yang bertugas di daerah tersebut,” tuturnya.

Dari pemeriksaan terungkap NGR menarik biaya Rp500.000 ke tiap PMI ilegal yang diantarkan ke Malaysia.

Para PMI ilegal tersebut telah dikirim ke Pontianak untuk selanjutnya dipulangkan ke daerahnya masing-masing oleh BP2MI Pontianak.

“PMI itu rata-rata berasal dari Sulawesi Selatan, bahkan ada yang membawa anak kecil,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Tragedi Kanjuruhan, Bintang Emon Singgung Tanggung Jawab Pihak Berwenang

Komika Bintang Emon menjadi salah satu dari sekian selebritis Tanah Air yang akui ikut merasa terpukul atas tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang,...

Gaya Hidup

5 Manfaat Masker Lemon untuk Wajah dan Cara Membuatnya

Masker lemon bisa menjadi salah satu pilihan masker alami untuk menjaga kesehatan kulit. Kandungan vitamin C yang tinggi membuat masker ini dipercaya dapat mencegah...

Peristiwa

Tragedi Kanjuruhan, Bocah 11 Tahun Ditinggal Orangtuanya Meninggal Terinjak

Pasangan suami istri (pasutri) bernama M Yulianto (40) dan Devi Ratna Sari (30) meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Jenazah keduanya dimakamkan dalam...

Hukum

Diretas, Twitter Polsek Srandakan Cuit Tak Pantas soal Tragedi Kanjuruhan

Komentar tak pantas atau nirempati dari akun Twitter Polsek Srandakan, Kabupaten Bantul, terkait tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, viral di media sosial. Akun Twitter...

Iklan3