Kapal yang Membawa Jagung Ukraina Sampai Dengan Aman di Turki

Kapal pertama yang membawa biji-bijian Ukraina ke pasar dunia sejak invasi Rusia yang memblokir ekspor lebih dari lima bulan lalu berada di jalur untuk tiba dengan selamat di Istanbul pada Selasa malam, kata Turki, di tengah kekhawatiran Ukraina bahwa kapal itu masih bisa mengalami kecelakaan.

Keberangkatan kapal pada hari Senin (1/8) dari pelabuhan Odesa Ukraina ke Lebanon melalui Turki di bawah kesepakatan perjalanan yang aman telah meningkatkan harapan keberangkatan lebih lanjut yang dapat membantu meringankan krisis pangan global yang sedang berkembang.

Turki memperkirakan kira-kira satu kapal gandum akan meninggalkan pelabuhan Ukraina setiap hari selama perjanjian lintas aman berlaku, seorang pejabat senior Turki, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan pada hari Selasa (2/8).

Pelayaran hari Senin dimungkinkan setelah Turki dan PBB menengahi perjanjian ekspor biji-bijian dan pupuk antara Rusia dan Ukraina bulan lalu yang merupakan sebuah terobosan diplomatik yang langka dalam konflik yang telah menjadi perang gesekan yang berlarut-larut sejak pasukan Rusia menyerbu perbatasan 24 Februari yang lalu.

Presiden Ukraina Volodymr Zelenskiy dalam pidato malamnya pada Senin malam menyebut keberangkatan kapal itu “sinyal positif pertama,” tetapi memperingatkan terlalu dini untuk menarik kesimpulan atau memprediksi bagaimana keadaan akan terjadi.

“Kami tidak dapat bayangan kalau Rusia  akan menahan diri untuk tidak mencoba mengganggu ekspor Ukraina,” kata Zelenskiy.

Ozcan Altunbudak, perwakilan Turki di pusat koordinasi yang dibentuk untuk mengawasi dimulainya kembali ekspor biji-bijian Ukraina, mengatakan pada hari Selasa bahwa kapal itu, kapal Razoni berbendera Sierra Leone, berada di jalur untuk berlabuh di Istanbul pada Selasa malam.

Satu-satunya masalah sejauh ini adalah sedikit keterlambatan yang disebabkan oleh cuaca buruk, katanya. Kapal yang membawa 26.527 ton jagung itu dijadwalkan tiba di Istanbul sekitar tengah malam waktu setempat.

BACA JUGA  Putin Menuju Teheran untuk Lakukan Pembicaraan dengan Para Pemimpin Iran dan Turki

Kemudian akan diperiksa oleh pejabat Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB di bawah ketentuan perjanjian lintas aman sebelum melanjutkan perjalanannya ke pelabuhan Tripoli di Lebanon, tujuan akhir yang direncanakan.

Namun ada rintangan lain yang harus diatasi sebelum jutaan ton biji-bijian Ukraina dapat pergi, termasuk membersihkan ranjau laut dan menciptakan kerangka kerja bagi kapal untuk memasuki zona konflik dengan aman dan mengambil kargo.

Dikenal sebagai lumbung roti Eropa, Ukraina berharap untuk mengekspor 20 juta ton biji-bijian yang disimpan di silo dan 40 juta ton dari panen yang sekarang sedang berlangsung, awalnya dari Odesa dan Pivdennyi dan Chornomorsk di dekatnya, untuk membantu membersihkan silo untuk tanaman baru.

Rusia menyebut kepergian Razoni sebagai berita “sangat positif”. Ia membantah bertanggung jawab atas krisis pangan, dengan mengatakan sanksi Barat telah memperlambat ekspornya.

Rusia dan Ukraina saling menuduh meletakkan ranjau yang sekarang mengapung di sekitar Laut Hitam dan menimbulkan bahaya bagi pelayaran.

Iklan 7

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

3 Cara Cerdas Membuat Lilin Tahan Lama

Lilin merupakan sumber penerangan yang terdiri dari sumbu yang diselimuti oleh bahan bakar padat. Sebelum abad ke-19, bahan bakar yang digunakan biasanya adalah lemak...

Peristiwa

Angin Puting Beliung sebabkan Pohon Tumbang hingga Kuburan Terbongkar di Pematangsiantar

Bencana angin puting beliung menerjang Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara (Sumut). Sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan kuburan warga terbongkar. Dampak angin puting beliung tersebut, kompleks permakanan,...

Hukum

Pesta Sabu, 4 Pria di Pesawaran Ditangkap Polisi

Jajaran unit satnarkoba Polsek Gadingrejo menggerebek sebuah lokasi yang diduga mengadakan pesta narkoba di dua lokasi berbeda di pekon Gadingrejo Utara. Sebanyak empat pria...

Iklan 6