Jenin: Pasukan Israel Kembali Bunuh Warga Palestina di Tepi Barat

Pasukan rahasia Israel melakukan serangan penangkapan di Jenin, sebuah kota di Tepi Barat yang diduduki yang telah menjadi titik timbulnya tindakan kekerasan pada Senin (2/8), kata polisi Israel, dan kementerian kesehatan Palestina mengatakan seorang pria lokal telah tewas.

Tidak ada perincian segera tentang identitas pria yang terbunuh di Jenin, yang telah menjadi operasi reguler Israel sejak beberapa penduduknya melakukan serangan jalanan mematikan di dalam Israel awal tahun ini.

Namun pihak Israel membantah. Seorang juru bicara polisi Israel mengatakan pasukan komando yang menyamar sebagai warga Palestina memasuki Jenin untuk melakukan penangkapan 2 orang telah mendapat serangan. Mereka menembak balik, memukul beberapa pria bersenjata, dan pergi tanpa meninggal  korban, juru bicara itu menambahkan.

Tepi Barat, telah mengalami kekerasan yang terus membara sejak pembicaraan damai yang disponsori AS dengan Israel gagal pada tahun 2014.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6