Inspektorat Kalteng Lakukan Pembinaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Pada SMA/SMK

Inspektorat Prov. Kalteng melaksanakan kegiatan pembinaan pengelolaan keuangan dan aset pada SMA/SMK/sederajat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kamis (2/6/2022).

Kegiatan ini diselenggarakan di SMK Negeri 1 Sampit Kalteng, yang diikuti oleh para kepala sekolah/tenaga administrasi di SMA/SMK/sederajat se-Kabupaten Kotim.

Hadir selaku narasumber Pejabat Fungsional Auditor Inspektorat Prov. Kalteng, yang menyampaikan materi tentang teknis pengelolaan keuangan daerah, diantaranya pengadministrasian kegiatan, pembukuan/pencatatan hingga menyiapkan pertanggungjawaban (SPJ).

Disampaikan pula materi tentang pengelolaan aset daerah yang mengacu pada Peraturan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Nomor 4 Tahun 2021.

Inspektur Prov. Kalteng melalui Inspektur Pembantu III Teguh Dayanto menyampaikan kegiatan ini nantinya diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kemampuan tenaga administrasi sekolah dalam mengelola keuangan dan aset daerah di lingkungan kerjanya.

Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 yang menyebutkan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus dilakukan secara tertib, efesien, ekonomis, efektif, transparan dan bertanggung jawab, dengan memperhatikan rasa keadilan, kepatutan, manfaat untuk masyarakat serta taat pada ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka pengelolaan keuangan daerah yang tidak dilaksanakan secara baik dan benar akan berdampak kurang baik terhadap penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

“Sehingga perlu upaya untuk terus meningkatkan kemampuan aparatur pengelola agar selalu berpegang teguh pada aturan perundang-undangan yang berlaku,” jelasnya, dilansir dari InfoPublik.id, pada Jumat 3 Juni 2022.

Selain keuangan daerah, sambung Teguh Dayanto, aset juga merupakan salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pemerintahan serta pemberian pelayanan kepada masyarakat.

“Aset daerah yang berada dalam penguasaan sekolah harus dapat dikelola dengan baik dan benar, sehingga dapat terwujud suatu pengelolaan barang milik daerah yang transparan, efisien, akuntabel guna mendukung tugas pokok dan fungsi sekolah dalam memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat di bidang pendidikan,” imbuhnya.

BACA JUGA  Pemerintah Seruyan Wajibkan Layanan Pendidikan Anak Usia Dini

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, kegiatan pembinaan ini juga dilaksanakan di Kabupaten Seruyan, bertempat di SMK Negeri 1 Kuala Pembuang.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Banjir di India dan Bangladesh, 9.5 Juta Orang Terdampak

Dua negara di Asia Selatan, India dan Bangladesh kini sedang dilanda bencana banjir besar. Akibatnya, total 9,5 juta orang dari dua negara tersebut terdampak...

Hukum

Berkas Perkara 8 Tersangka Kasus Kerangkeng Manusia Dinyatakan Lengkap

Berkas perkara delapan tersangka kasus kerangkeng manusia di rumah pribadi mantan Bupati Langkat nonaktif, Terbit Rencana Perangin-angin dinyatakan lengkap atau P21. Hanya satu perkara...