IFAB akan Permanenkan Aturan 5 Pemain Pengganti di Pertandingan Sepak Bola

Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) siap mempermanenkan aturan pergantian lima pemain dalam setiap pertandingan papan atas sepak bola internasional.

Hal itu mengemuka dalam pertemuan IFAB di Doha, Qatar, pada Senin, 13 Juni. Pertemuan tersebut juga membahas rencana untuk menerapkan beberapa peraturan-peraturan lain.

Pergantian lima pemain sebelumnya digunakan dalam pertandingan resmi sepak bola pada masa pandemi COVID-19. Itu menggantikan aturan lawas yang mengizinkan hanya tiga kali pergantian pemain per laga.

Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan bahwa rencana mempermanenkan aturan pergantian lima pemain tersebut mengikuti dukungan kuat dari seluruh komunitas sepak bola. Nantinya masing-masing tim juga bisa memasukkan 15 nama pemain pengganti dan bukan 12 lagi.

Selain itu, dalam pertemuan tersebut, rencana penggunaan teknologi offside otomatis juga kemungkinan akan diperkenalkan tahun ini. Kemungkinan paling terbuka adalah Piala Dunia 2022 Qatar akhir tahun nanti.

”Kami sangat puas sejauh ini dan para ahli kami sedang mempelajarinya sebelum memutuskan apakah teknologi offside akan diperkenalkan untuk Piala Dunia,” kata Infantino dikutip AFP.

Ketua wasit FIFA Pierluigi Collina mengatakan dirinya yakin bahwa teknologi offside ini pada saatnya akan diperkenalkan untuk turnamen yang diikuti oleh 32 negara tersebut.

Sistem ini bekerja memantau 29 titik data pada anggota badan pemain untuk membuat model kerangka tiga dimensi yang ditinjau di pinggir lapangan oleh wasit.

Teknologi ini telah diuji pada Piala Arab FIFA tahun lalu di Doha dan Piala Dunia Antarklub pada Februari. Alat ini secara resmi dikenal sebagai ”semi-otomatis” karena masih wasit yang membuat keputusan akhir.

IFAB mengatakan bahwa penggunaan teknologi offside ini sebagai upaya untuk melawan meningkatnya jumlah serangan terhadap ofisial pertandingan.

BACA JUGA  Hazard dan Isco Jadi Juru Selamat Madrid dari Bangku Cadangan, Menang 2-1 Melawan Elche

”Kurangnya rasa hormat terhadap wasit dan keselamatan mereka diidentifikasi sebagai masalah global,” kata pernyataan IFAB.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Banjir di India dan Bangladesh, 9.5 Juta Orang Terdampak

Dua negara di Asia Selatan, India dan Bangladesh kini sedang dilanda bencana banjir besar. Akibatnya, total 9,5 juta orang dari dua negara tersebut terdampak...

Hukum

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Kampar Riau Diringkus di Lokasi Berbeda

Sebanyak tiga orang pelaku pengedar narkoba diduga jenis sabu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berhasil diringkus polisi setempat di tempat kejadian perkara (TKP) yang...