Gunakan 6 Rempah Terbaik Sebagai Antibiotik Alami Bantu Cegah Infeksi

Obat yang bersifat antibiotik, umumnya perlu diminum sesuai resep dokter. Tetapi jika Anda memanfaatkan rempah dan bumbu yang bersifat antibiotik, bisa mengonsumsinya bersama minuman atau hidangan menu makan sehari-hari.

Jadi apa saja rempah terbaik yang bisa dijadikan antibiotik?. Antibiotik sesuai resep seperti penisilin telah membantu orang untuk pulih dari penyakit dan kondisi fatal sejak tahun 1940-an. Data menunjukkan bahwa 1 dari 10 orang mengalami efek samping yang membahayakan sistem pencernaan setelah minum antibiotik. Ditambah lagi, data menunjukkan 1 dari 15 orang alergi terhadap jenis obat ini.

Dilansir dari VOI, terdapat enam antibiotik alami dan terbaik yang bisa dikonsumsi sehari-hari.

  1. Bawang putih

Bawang putih mungkin merupakan rempah yang efektif untuk pengobatan sejak ratusan tahun lalu, khususnya melawan bakteri. Berdasarkan hasil tinjauan medis, bawang putih merupakan antibiotik alami untuk mencegah infeksi bakteri Salmonella dan Escherichia coli (E. coli). Bawang putih juga telah dipertimbangkan untuk digunakan melawan tubekulosis yang resistan terhadap berbagai obat.

  1. Kunyit

Sebuah penelitian dilansir jurnal online Multidiciplinary Digital Publishing Institute (MDPI) pada tahun 2021, menemukan manfaat sejumlah rempah sebagai antibiotik. Salah satu diantara rempah lainnya adalah kunyit dengan kandungan bermanfaat di dalamnya. Dalam tabel data menunjukkan bahwa kunyit antibiotik alami untuk melawan bakteri B. coagulans, S. aureus, dan B. subtilis. Kunyit dalam catatan studi dapat menghambat aktivitas perkembangan bakteri penyebab infeki kulit seperti bisul, abses, furunkel, dan selulitis.

  1. Madu

Madu sejak zaman Yunani kuno dipakai sebagai salep yang membantu penyembuhan luka dan mencegah atau menghilangkan infeksi. Berdasarkan studi terkini, profesional kesehatan menemukan bahwa madu dapat membantu mengobati luka kronis, luka bakar, bisul, dan luka baring. Efektivitas madu sebagai antibiotik terbaik dikaitkan dengan kandungan hidrogen perosida.

  1. Jahe
BACA JUGA  5 Manfaat Daun Bawang bagi Kesehatan Tubuh

Penelitian tahun 2017 menunjukkan kemapuan jahe melawan banyak jenis bakteri. Jahe mampu menghalau radikal bebas, selain juga mengurangi mual serta membantu menurunkan kadar gula darah.

  1. Cengkih

Cengkih secara tradisional telah digunakan dalam prosedur gigi. Penelitian terbaru menemukan bahwa ekstrak air cengkih, mungkin efektif melawan berbagai jenis bakteri termasuk E. coli dan virus herpes kompleks.

  1. Oregano

Dalam pemakaian sehari-hari, oregano kerap ditaburkan di atas hidangan, seperti pada seloyang pizza. Sebagai antibiotik alami terbaik, oregano dipercaya meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Hingga saat ini, oregano juga diolah menjadi minyak.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Kereta Api Tabrak Mobil di Bekasi, Satu Tewas

Kecelakaan mobil tertabrak kereta api terjadi di daerah Stasiun Tambun, Bekasi, Jawa Barat. Sopir mobil tersebut tewas akibat insiden tersebut. Selasa (21/6) Berdasarkan informasi, petugas...

Hukum

Fredy Yohanes, Terdakwa Korupsi Izin Tambang di Bintan Akhirnya Ditahan

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang akhirnya memutuskan untuk menahan terdakwa Fredy Yohanes. Fredy merupakan salah satu terdakwa kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Izin Usaha...