Gubernur Kaltim Berikan Pernyataan Terkait Dugaan 21 IUP Palsu

Pernyataan tentang dugaan pemalsuan 21 dokumen peningkatan izin usaha pertambangan (IUP) di Kalimantan Timur (Kaltim) akhirnya diberikan oleh H Isran Noor, Guernur Kaltim.

Dokumen-dokumen tersebut diduga palsu lantaran tak ada satupun instansi terkait dilingkungan Pemprov Kaltim yang mengaku menerbitkan izin peningkatan IUP dari eksplorasi ke operasi produksi atas 21 perusahaan tambang batu bara yang ada di Benua Etam.

Isran mengatakan dokumen yang palsu semestinya tidak menuai perhatian publik.

“Ngapain diurusi kalau memang palsu? Sudah biarkan saja,” jelas Isran dengan nada sedikit gusar dilansir dari korankaltim.com, Rabu (27/7/2022).

Orang nomor satu di Kalimantan Timur ini mengisyaratkan dirinya tidak akan mengambil pusing atas keberadaan dokumen-dokumen tersebut, sementara perusahaan-perusahaan yang mengantongi IUP tersebut sampai saat ini disebut-sebut masih melenggang bebas dan tetap beroperasi seperti biasanya.

Atas hal tersebut Isran kembali menegaskan itu bukan wewenangnya. Ia kembali menyinggung peralihan wewenang perizinan yang saat ini sudah menjadi hak Pemerintah Pusat melalui undang Undang (UU) Nomo3 tentang Mineral dan Batubara (Minerba) yang disahkan tahun 2020 silam.

“Bukan urusan saya, urusan orang lain. Tanya saja sama Jakarta (pemerintah pusat) kenapa terjadi begini,” tuturnya.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6