Forum Pemred Berharap Tokoh Bangsa Aktif Dorong Pemilu 2024 Aman dan Demokratis

Dalam momentum HUT ke-10, Forum Pemred mengeluarkan seruan terkait dengan penyelenggaraan pemilu 2024. Sebab, pemilu tersebut dinilai merupakan fase penting perjalanan bangsa Indonesia.

Forum Pemred menilai, melalui pemilu sejatinya kedaulatan rakyat dipraktikkan. Pemilu akan memilih pimpinan bangsa di level eksekutif maupun legislatif yang akan menjawab berbagai tantangan bangsa lima tahun mendatang.

Setiap elemen termasuk tokoh bangsa dinilai harus aktif mendorong agar pemilu tersebut berjalan baik, adil dan demokratis.

“Forum Pemimpin Redaksi menyerukan kepada tokoh Bangsa untuk aktif mendorong terselenggaranya berbagai tahapan Pemilu Presiden, DPR, DPD, DPRD yang aman, tertib, damai, adil, jujur, demokratis, baik di tingkat nasional hingga daerah,” demikian keterangan Forum Pemred yang dikutip dari kumparan, Jumat (5/8).

Selain itu, Forum Pemred juga meminta pimpinan parpol dan atau kontestan Pemilu memastikan tim sukses, pendukung masing-masing untuk berkompetisi secara sehat dan damai serta menggunakan cara-cara yang bermoral dan bermartabat yang menjunjung tinggi nilai kesantunan dan kebersamaan sebagai sesama anak bangsa.

“Semua pihak tidak melakukan politik uang, politik identitas, kampanye hitam, ujaran kebencian, dan cara-cara kekerasan yang dapat memecah belah persatuan bangsa,” lanjutnya.

Selain itu, tokoh bangsa juga didorong untuk mendukung jurnalis melakukan kerja-kerja jurnalistik yang independen, profesional dalam mendiseminasikan informasi terkait pemilu dan memantau seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu demi tercapainya pemilu yang jujur bersih adil dan demokratis.

“Khusus kepada Penyelenggara Pemilu yaitu Komisi Pemilihan Umum, Badan Pengawas Pemilu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, serta Kepolisian dan Kejaksaan selaku unsur penegak hukum pemilu pemilu dapat menjalankan tugas yang sejujur-jujurnya, sebersih-bersihnya, dan seadil-adilnya sesuai diamanatkan undang-undang dan segala peraturan turunannya,” ucap Forum Pemred.

Selain itu, kepada jajaran birokrasi pemerintahan, TNI, Polri diminta dapat menjalankan tugas pemerintahan, pelayanan publik, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta keutuhan NKRI dengan sebaik-baiknya.

Tak lupa kepada tokoh agama, tokoh pendidikan, tokoh organisasi kemasyarakatan, organisasi pemantau pemilu agar aktif mengawasi pelaksanaan pemilu agar berjalan jurdil dan demokratis, serta mengedepankan kepentingan bangsa daripada kepentingan kelompok atau golongan.

“Masyarakat sebagai pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan cerdas dan penuh tanggung jawab, kritis mencerna konten di media sosial sehingga tidak mudah termakan hoaks,” lanjutnya.

Forum Pemred juga menyoroti terkait sejumlah isu strategis. Para tokoh bangsa juga diharapkan dapat menjawab tantangan global yang akan dihadapi bangsa ke depan, seperti disrupsi teknologi yang mengubah secara drastis kehidupan manusia, krisis kesehatan dan krisis pangan akibat dari perubahan iklim, serta terjadinya perubahan geopolitik dan geoekonomi akibat persaingan antarnegara yang semakin ketat dan sengit.

Para tokoh bangsa juga diharapkan memberi perhatian penuh pada berbagai persoalan akut di dalam negeri yaitu masih rapuhnya ideologi kebangsaan, merajalelanya praktik korupsi di pusat hingga daerah, kesenjangan pendidikan dan ekonomi demi segera tercipta masyarakat Indonesia yang damai, sejahtera, dan makmur.

“Mengingatkan para tokoh bangsa pada kewajiban mematuhi, menjaga, dan merawat konstitusi UUD NKRI Tahun 1945 yang merupakan warisan para pendiri bangsa. Mengawasi penegakan hukum yang adil untuk semua, tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas, dan tidak tebang pilih,” lanjut Forum Pemred.

Selain itu, Forum Pemred juga mengingatkan tokoh bangsa pada kewajiban menjaga kemerdekaan pers yang sehat dan independen.

“Ikut serta berperan aktif menegakkan kedaulatan digital dan membangun serta mengokohkan ekosistem media yang sehat dan mencerdaskan sebagai sarana terbaik menjaga nilai-nilai demokrasi Indonesia serta menangkal disinformasi, maraknya hoaks, dan adu domba yang mengancam keutuhan bangsa,” demikian Forum Pemred dalam HUT ke-10 di Hotel Raffles, Jakarta, yang dihadiri insan pers hingga tokoh bangsa.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

KPK Panggil Direktur Kementerian ESDM di Kasus Baru Bupati PPU

KPK memanggil Direktur Pembinaan Program dan Migas dari Direktorat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), yakni Dwi Anggoro. Dwi diperiksa sebagai saksi dalam...

Gaya Hidup

5 Tanda Dia Punya Hati Tulus Menyayangimu

Ketika di masa pendekatan, biasanya ada upaya untuk bisa saling mengenal satu sama lain. Selain itu, kita perlu meyakinkan ada hati yang tulus menyayangi sebelum melangkah...

5 Cara Redakan Rasa Marah

Peristiwa

Sebuah Mobil Terbalik di Setra Desa Adat Sidemen Bali

Sebuah mobil jenis Suzuki Splash dengan nomor polisi DK 1178 CU terbalik di setra (kuburan) Desa Adat Sukahet, Kecamatan Sidemen, Kabupaten Karangasem, pada Rabu...

Hukum

Asyik Nyabu, Oknum Pegawai Honorer Dinas Pertanian Sumsel Digrebek

Polisi menggerebek seorang oknum pegawai honorer Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berinisial RE (26) saat tengah asyik mengisap sabu. Petugas lapangan pertanian atau...

Iklan 6