Dinyatakan Hilang Bulan Lalu, Nenek di Waykanan Ditemukan Sudah Jadi Tengkorak di Perkebunan

Penemuan satu tengkorak kepala manusia beserta tulang belulang dan anggota tubuhnya di kebun singkong areal PT AKG Kampung Tanjungratu menggegerkan warga Kampung Tanjungratu, Kecamatan Pakuonratu, Waykanan, Lampung pada Kamis kemarin (12/5) sore.

Dan ternyata, tengkorak tersebut adalah Nenek Sumiatun bin Joyo (70) tahun, warga Kampung Tanjung Agung, Kecamatan Pakuonratu yang dilaporkan hilang pada 8 April 2022 lalu.

Tengkorak tersebut kali pertama ditemukan oleh Eko Suprapto bersama dengan istrinya yang hendak mencari rumput di sekitar kebun. Kaget dengan penemuan tersebut, Eko beserta istrinya kebingungan sehingga bertemu dengan Sugianto yang kemudian mengecek kembali ke tempat ditemukannya tengkorak.

“Sekitar pukul 17.30 WIB saya dan istri sedang mencari rumput di kebun singkong areal PT AKG. Tiba-tiba saya melihat ada tengkorak manusia, dan kemudian saya juga melihat tulang belulang lainnya. Tentu saja saya takut dan mengajak istri saya pulang,” jelas Eko.

Di jalan, Eko dan istrinya bertemu dengan Sugianto, yang ahirnya kembali untuk melihat tengkorak itu. Setelah itu baru melapor ke Kepala Kampung dan Kepala Kampung melapor ke Kapolsek Pakuan Ratu.

Kapolsek Pakuoan Ratu Iptu Hardanus Tosira membenarkan keterangan Eko. Di mana, setelah mendapat informasi dari Kepala Kampung Tanjungratu pihaknya langsung menuju lokasi penemuan, dan ternyata benar kalau tengkorak itu adalah tengkorak manusia, dan langsung mengamankan lokasi dengan memasang police line.

Setelah melakukan olah TKP diduga tengkorak tersebut merupakan tengkorak seorang nenek warga Tanjung Agung yang sebelumnya dilaporkan menghilang pada 8 April 2022 lalu. Hal ini berdasarkan ciri-ciri dan dan pakaian yang dikenakan oleh nenek yang dinyatakan hilang.

“Penemuan tengkorak dan tulan belulang manusia itu cepat tersebar dan ahirnya kami dapatkan kepastian kalau tengkorak tersebut adalah Sumiatun bin Joyo (70) tahun, warga Kampung Tanjung Agung, Pakuon Ratu yang dinyatakan hilang pada Jumat, 8 April 2022 yang lalu,” jelas Iptu Hardanus.

Ya, Iptu Hardanus menerangkan bahwa hal itu dapat diketahui dari pakaian yang dikenakan saat menghilang berikut ciri-cirinya. Antara lain berupa baju kaos warna hitam, celana pendek warna hijau, kerudung merah.

“Hal ini sesuai dengan keterangan menantunya yang bernama Dudung saat melaporkan kehilangan mertuanya yang sudah pikun kepada Polsek Pakuon Ratu,” kata Iptu Hardanus mendampingi Kapolres AKBP Teddy Rachesna.

Menurutnya, saat ini jasad almarhum sudah diminta oleh keluarga untuk dimakamkan setelah mendapatkan pemeriksaan dari pihak Puskesmas Pakuon Ratu. (Kay)

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Gerebek Kampung Ambon Jakarta Barat, 2 Pengedar Ditangkap Polisi

Polisi kembali melakukan penggerebekan ke Kompleks Permata atau dikenal Kampung Ambon di Cengkareng, Jakarta Barat. Dalam penggerebekan didapati dua orang pengedar ditangkap di lokasi. "Kita...

Gaya Hidup

Kenali Perbedaan Alergi Matahari dan Terbakar Matahari

Alergi matahari dan terbakar matahari terkadang sulit dibedakan karena gejala yang muncul hampir serupa. Padahal, keduanya disebabkan oleh reaksi yang berbeda pada kulit. Nah,...

Peristiwa

Mandi di Sungai Sumenep, 2 Remaja Tewas Tenggelam

Peristiwa naas terjadi, Dua remaja ditemukan tewas tenggelam di sebuah sungai di Sumenep. Kedua korban diduga tak bisa berenang saat mandi bersama teman-temannya menjelang...

Hukum

3 Tersangka Korupsi Dana Covid 19 Sebesar Rp61 Miliar Diserahkan ke Kejaksaan Tinggi

Tiga tersangka beserta barang bukti kasus korupsi dana penanganan dampak ekonomi Covid-19 pada Dinas Pangan dan Setda Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Tahun Anggaran (TA)...