Diduga Korsleting, 2 Rumah di Desa Loa Sakoh Kaltim Ludes Terbakar

Peristiwa kebakaran menyebabkan dua rumah di Desa Loa Sakoh, Kecamatan Kembang Janggut, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) ludes terbakar, Rabu (15/6/2022) sekitar pukul 23.30 WITA.

Diduga, awal rumah tersebut ludes terbakar disebabkan karena adanya korsleting listrik.

“Tadi malam lampu itu hidup mati, hidup mati. Itu mungkin ya kan (Penyebabnya), untuk sementara itu,” jelas Kapolsek Kembang Janggut, IPTU Hadriansyah dikutip dari pusaranmedia.com, Kamis (16/6/2022).

Kejadian bermula saat saksi Sopian (48) melihat api berasal dari rumah Rahmadeni alias Den (33) saat itu sedang dalam keadaan kosong. Tak perlu waktu lama, api dengan cepat berkobar dan membesar.

Sopian pun berteriak memanggil warga sekitar guna membantu memadamkan api.

Namun dalam rentang waktu tersebut, api sudah menjalar ke seluruh bangunan ruumah Den dan mengenai bangunan milik Budi Argasari (44) yang ada disebelahnya.

Hadriansyah menyebut api baru dapat dipadamkan sekira pukul 01.30 WITA dengan bantuan empat unit alkon dan peralatan seadanya.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Angin Puting Beliung Rusak Puluhan Rumah di Bogor

Bencana angin puting beliung terjadi di Desa Gunung Picung, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Akibatnya, puluhan rumah warga rusak. "Adapun bencana puting beliung menyebabkan beberapa rumah...

Hukum

Turis Wanita Asal Prancis Dideportasi dari Cianjur, Ini Penyebabnya!

Kantor Imigrasi kelas II non TPI Kabupaten Cianjur mendeportasi seorang turis wanita berkewarganegaraan Prancis. Warga negara asing (WNA) yang datang untuk berwisata itu dinilai...