Departemen Keuangan AS Izinkan Penggunaan Dana COVID-19  untuk Pinjaman Perumahan

Departemen Keuangan AS mengatakan pada hari Rabu bahwa itu akan memungkinkan pemerintah negara bagian, lokal dan suku lebih fleksibel untuk menggunakan dana penyelamatan COVID-19 untuk meningkatkan pasokan perumahan yang terjangkau, termasuk izin untuk pinjaman pengeluaran proyek jangka panjang.

Perubahan untuk program Dana Bantuan Fiskal Negara Bagian dan Lokal senilai $350 miliar ditujukan untuk mengisi kesenjangan pembiayaan untuk proyek perumahan yang terjangkau, memungkinkan mereka untuk lebih mudah dikembangkan, terutama yang memenuhi syarat untuk Kredit Pajak Perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dari Departemen Keuangan.

Departemen Keuangan juga mengatakan sedang memperluas jangkauan penggunaan dana untuk proyek-proyek di luar yang saat ini diizinkan di bawah dua program utama Departemen Perumahan dan Pembangunan Perkotaan ke program federal tambahan dari berbagai lembaga.

Deputi Menteri Keuangan AS, Wally Adeyemo mengatakan Departemen Keuangan menjelaskan bahwa dana negara bagian dan lokal dapat digunakan untuk membiayai pengembangan, perbaikan, dan pengoperasian setiap unit perumahan sewa terjangkau yang memberikan keterjangkauan jangka panjang 20 tahun, untuk rumah tangga berusia di bawah 65 % dari tingkat pendapatan median daerah setempat.

Departemen Keuangan sebelumnya telah meminta negara bagian dan kota untuk menggunakan lebih banyak alokasi dana COVID-19 mereka untuk mengatasi kekurangan perumahan yang terjangkau, yang menjadi pendorong inflasi.

Namun Adeyemo mengatakan bahwa lembaga perumahan negara bagian dan lokal telah meminta lebih banyak fleksibilitas dan penggunaan dana yang lebih luas.

“Yang semakin saya lihat adalah sejumlah proyek perumahan terjangkau hari ini yang dimulai di masa pandemi menjadi lebih mahal, dan perlu ada gap financing tambahan,” kata Adeyemo kepada wartawan. “Dan itu sulit ditemukan.”

Hingga 31 Maret, untuk 600 komunitas telah dianggarkan $12,9 miliar dari alokasi dana negara bagian dan lokal mereka untuk memenuhi kebutuhan perumahan dan menurunkan biaya perumahan, termasuk $4,2 miliar untuk pembangunan dan pelestarian perumahan yang terjangkau.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6