Cacar Monyet Masuki Korea Selatan dengan Ditemukan 2 Kasus

Korea Selatan telah melaporkan dua kasus pertama yang dicurigai sebagai cacar monyet, kata pejabat kesehatan masyarakat, Rabu (22/6).

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan dua kemungkinan kasus ditemukan Selasa dan tes diagnostik sedang dilakukan.

KDCA mengatakan salah satu pasien yang dicurigai adalah orang asing, yang tiba di negara itu pada hari Senin, dan satu lagi adalah warga Korea Selatan, yang tiba pada hari Selasa.

Menurut pejabat, orang asing itu mengunjungi sebuah rumah sakit di Busan, 450 kilometer tenggara Seoul, pada hari Selasa setelah mengalami sakit tenggorokan, lesi kulit dan kemungkinan gejala lain dari virus monkeypox dan telah dirawat di sana setelah pejabat rumah sakit melaporkannya sebagai kemungkinan kasus. .

Warga Korea Selatan itu tiba di Bandara Internasional Incheon dari Jerman sekitar pukul 4 sore hari Selasa dan dilaporkan menunjukkan gejala dua hari sebelum tiba.Orang tersebut dirawat di Pusat Medis Incheon di Incheon, sebelah barat Seoul, setelah tiba.

Keduanya menjalani perawatan isolasi di rumah sakit masing-masing.

Virus, yang secara tradisional terbatas pada daerah di Afrika Tengah dan Barat, dapat menyebabkan gejala yang meliputi demam, menggigil, ruam dan lesi.

Negara ini telah waspada terhadap potensi masuknya cacar monyet karena semakin banyak negara yang melaporkan kasus penyakit virus dan perjalanan internasional meningkat setelah pelonggaran pembatasan COVID-19.

Otoritas kesehatan telah menetapkan cacar monyet sebagai penyakit menular tingkat dua dari sistem empat tingkat.Saat ini, 22 penyakit menular termasuk COVID-19, kolera, dan cacar air termasuk dalam kategori yang sama.

Para pejabat mengatakan pekan lalu pemerintah sedang berusaha untuk mengimpor obat antivirus tecovirimat untuk 500 orang bulan depan.

BACA JUGA  Diserang Hepatitis Misterius, Bayi 2 Bulan di Sumbar Meninggal

Pasien cacar monyet akan dirawat dalam isolasi di rumah sakit khusus dan masa isolasi mandiri 21 hari sedang dipertimbangkan bagi mereka yang memiliki risiko tinggi penularan setelah kontak dekat dengan pasien cacar monyet, kata otoritas kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Timpora Periksa Izin Kerja 16 WNA Thailand di Dua Kapal Isap Produksi

Kasi Intelijen dan Penindakan Imigrasi Karimun Fajri Dirgantara mengatakan, operasi yang dilakukan pihaknya itu guna memperketat pengawasan terhadap Warga Negara Asing (WNA) di wilayah...

Hukum

3 Pelaku Pengedar Narkoba di Kampar Riau Diringkus di Lokasi Berbeda

Sebanyak tiga orang pelaku pengedar narkoba diduga jenis sabu di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau berhasil diringkus polisi setempat di tempat kejadian perkara (TKP) yang...