Berapa Kebutuhan Air Minum yang Ideal untuk Anak?

Air Minum penting bagi manusia agar fungsi tubuh berjalan dengan baik. Bila kekurangan cairan (dehidrasi), tubuh akan terganggu. Orang bisa menjadi lemas hingga tidak sadarkan diri.

Dibandingkan orang dewasa, anak lebih mudah mengalami dehidrasi. Untuk mencegah terjadinya dehidrasi, mencukupi kebutuhan cairan atau air minum harian anak sangatlah penting.

Kebutuhan cairan anak berbeda-beda dipengaruhi oleh usia, berat badan, suhu tubuh, suhu lingkungan, aktivitas anak, dan status hidrasinya. Cairan yang dimaksud bisa berasal dari air putih, susu/ASI, makanan berkuah, dan sebagainya.

Bagaimana cara mengetahui jumlah cairan yang anak butuhkan per harinya? Yuk, simak penjelasan di bawah ini.

Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Cairan Anak?

Dalam menghitung kebutuhan cairan anak per hari, patokannya sering kali berat badan anak. Rumus yang digunakan adalah rumus Darrow.

Rumus Darrow (kebutuhan minimal) adalah sebagai berikut:

BB 0-10 Kg= 100 cc/kg

BB 11-20 Kg= ditambah 50 cc/kg dari selisih BB-10

BB >20 Kg= ditambah 20 cc/kg dari selisih BB-20

Artinya, anak dengan berat badan kurang dari 10 kg membutuhkan air minum 100 ml per kg berat badan. Misalnya berat si Kecil 7 kg, berarti kebutuhan cairannya 7x100ml = 800 ml air per hari.

Anak dengan berat badan 10-20 kg membutuhkan 1.000 ml air minum ditambah 50 ml untuk setiap kenaikan berat di atas 10 kg (selisih). Misalnya berat badan anak 15 kg, berarti kebutuhan cairannya 1.000 ml + (50 ml x 5 kg) = 1.250 ml air per hari.

Untuk anak dengan berat badan lebih dari 20 kg, membutuhkan 1.500 ml air + 20 ml untuk setiap kenaikan berat badan di atas 20 kg. Misal berat si Kecil 26 kg, kebutuhan cairannya menjadi 1.500 ml + (20 ml x 6 kg) = 1.620 ml air per hari.

BACA JUGA  Mitos atau Fakta, Daun Seledri bisa Melebatkan Rambut Bayi? Simak Yuk Penjelasannya

Ketahui Juga Kebutuhan Cairan Anak Sesuai Usia

Selain menggunakan berat badan, kebutuhan air minum anak juga dapat dibedakan sesuai usia dan berdasarkan angka kecukupan gizi yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Anak-anak harus sudah mulai dikenalkan air putih pada usia 7 bulan. Pada usia 7 bulan hingga 11 bulan, minimal cairan yang diminum adalah 800 ml dalam 1 hari.

Saat anak berusia 1 sampai 3 tahun, kebutuhan air bertambah menjadi 1.200 ml atau 1,2 liter per harinya. Lalu pada anak usia 4 sampai 6 tahun, kebutuhan airnya sebanyak 1.500 ml atau 1,5 liter.

Semakin bertambahnya usia, kebutuhan cairan pun bertambah. Hal tersebut karena aktivitas anak semakin banyak, sehingga cairan tubuh banyak terkuras. Karena itu, pada usia 7-9 tahun, cairan yang dibutuhkan sebanyak 1,9 liter atau 1.900 ml.

Begitulah kebutuhan minimal cairan pada anak. Pantau tanda-tanda kecukupan cairan atau status hidrasi anak setiap harinya.

Salah satu caranya adalah dengan memantau warna urine anak. Bila urine berwarna kuning pekat atau kuning kecoklatan berarti anak kurang minum. Bila urine berwarna putih atau kuning muda berarti anak cukup minum.

Jika terdapat perubahan tubuh seperti demam, diare, muntah, dan banyak aktivitas, kebutuhan cairan harus ditingkatkan melebihi kebutuhan minimal agar anak terhindar dari dehidrasi.

Bila anak sedang diare dan muntah-muntah namun sulit minum, serta didapatkan anak lemas, cenderung tertidur, serta tangan dan kaki dingin maka segera bawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung

Pendiri Sunda Empire, Lord Rangga Meninggal Dunia Karena Sakit Jantung. Ki Ageng Rangga Sasana, atau yang lebih dikenal publik dengan panggilan Lord Rangga, dikabarkan meninggal...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Tren Perawatan Sulam Bedak Meningkat, Kenali Manfaat dan Risikonya

Sulam bedak merupakan tren perawatan kulit wajah asal Korea Selatan yang tengah populer. Meski dapat mencerahkan dan menutupi noda di kulit, perawatan kulit ini...

Peristiwa

Pria 49 Tahun di Balikpapan Tersetrum Tegangan Tinggi saat Mengecat Ruko

Saat sedang mengecat sebuah ruko di kawasan Belakang BCA, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, seorang pria bernama Riski (49) tersentrum listrik tegangan tinggi pada...

Hukum

Polisi Tangkap Pelaku Pembacok Pelajar SMP di Yogya

Polisi berhasil menangkap pelaku penganiayaan yang menyebabkan seorang pelajar SMP di Yogyakarta berinisial M (14) mengalami luka di bagian wajah. Pelaku diketahui menyabetkan sabuk...

Iklan3