Benjamin  Netanyahu Sambut Pemilu Baru Israel

Mantan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sedang bersiap menggalang kekuatan untuk kembali ke atas panggung untuk merebut posisi pemimpin Israel. Kesempatan ini terbuka usai pemerintahan Israel yang dipimpin Naftali Bennett membubarkan parlemen pada Senin (20/6).

“Saya pikir angin telah berubah. Saya merasakannya,” kata Netanyahu.

Netanyahu menggambarkan pembubaran parlemen sebagai kabar baik bagi jutaan orang Israel. Dia mengatakan akan membentuk pemerintah nasionalis luas yang dipimpin oleh Likud setelah pemilihan berikutnya.

“Ada kebutuhan untuk merehabilitasi negara Israel, dan kami memiliki kemampuan untuk melakukannya,” kata Netanyahu.

Pembubaran parlemen ini menempatkan Israel dalam pemilihan baru yang kelima dalam tiga tahun. Empat pemilihan sebelumnya berfokus kepada kemampuan Netanyahu untuk memerintah saat menghadapi penyelidikan korupsi, meski akhirnya dia menghadapi pengadilan atas tuduhan itu.

Sementara jajak pendapat memproyeksikan Netanyahu sebagai calon terdepan dalam pemilihan terbaru, masih jauh dari kepastian dimana partai Likud dapat mengamankan mayoritas parlemen yang diperlukan untuk membentuk pemerintahan baru. Meski jajak pendapat memperkirakan bahwa Likud akan sekali lagi muncul sebagai partai tunggal terbesar.

Tapi masih belum jelas apakah mantan PM Israel ini akan dapat mengumpulkan dukungan yang diperlukan dari mayoritas anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan baru. Presiden Institut Demokrasi Israel Yohanan Plesner mengatakan, perkembangan terbaru menunjukan indikasi yang jelas bahwa krisis politik terburuk Israel tidak berakhir ketika pemerintah ini dilantik.

Terlebih lagi koalisi Bennett masih memiliki suara yang kuat, meski telah kehilangan mayoritas usai beberapa anggota koalisi memutuskan pergi. Koalisi Bennett mencakup beragam partai, mulai dari faksi dovish yang mendukung diakhirinya pendudukan Israel atas tanah yang direbut pada 1967 dan diklaim oleh Palestina, hingga partai garis keras yang menentang kenegaraan Palestina. Banyak pihak memiliki sedikit kesamaan selain permusuhan bersama terhadap Netanyahu.

BACA JUGA  Tahanan Palestina Memprotes 'Hukuman Kolektif' Israel

“Bersama-sama, kami mengeluarkan Israel dari lubang. Banyak hal yang kami capai di tahun ini. Pertama dan terpenting, kami membawa ke tengah panggung nilai-nilai keadilan dan kepercayaan,” kata Bennett, berdiri di samping mitra utamanya, Menteri Luar Negeri Yair Lapid.

Peluang Netanyahu pun semakin tertekan dengan kesepakatan koalisi Bennett bersama Lapid yang mengepalai partai besar berhaluan tengah Yesh Atid. Lapid sekarang menjadi perdana menteri sementara sampai pemilihan dan memang dipersiapkan menjadi saingan utama Netanyahu.

Berdiri bersama dengan Bennett, Lapid berterima kasih kepada rekannya atas kerja kerasnya dan karena menempatkan negara di atas kepentingan pribadinya. “Bahkan jika kita akan pemilu dalam beberapa bulan, tantangan kita sebagai negara tidak bisa menunggu,” kata Lapid.

“Yang perlu kita lakukan hari ini adalah kembali ke konsep persatuan Israel. Tidak membiarkan kekuatan gelap memisahkan kita dari dalam,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

NASA Ambil Tindakan Darurat Terhadap ISS

Badan Penerbangan dan Antariksa atau NASA terpaksa mengambil tindakan darurat terhadap Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk dapat menghindari puing-puing luar angkasa yang menujuke...

Hukum

Belasan Muda-mudi di Padang Diamankan Satpol PP di Hotel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang mengamankan sebanyak 11 orang muda-mudi diamankan di Hotel Ranah Bundo‎, Jalan Thamrin, Ranah Parak Rumbio, Padang Selatan,...