Belasan Muda-mudi di Padang Diamankan Satpol PP di Hotel

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Padang mengamankan sebanyak 11 orang muda-mudi diamankan di Hotel Ranah Bundo‎, Jalan Thamrin, Ranah Parak Rumbio, Padang Selatan, Selasa (21/6).

Tidak hanya mengamankan pasangan muda-mudi, pasukan penegak perda juga mengamankan sebilah samurai yang sengaja disimpan remaja ini dibawah bantal di salah kamar hotel.

Seluruhnya langsung diboyong ke Mako Satpol PP Padang untuk pengusutan lebih lanjut. Penggrebekan ini berdasarkan adanya informasi masyarakat yang mulai resah dengan aktivitas pengunjung hotel.

“Kita awalnya mendapatkan informasi dari masyarakat yang melihat ramainya muda-mudi dan sepeda motor di sana. Menanggapi itu, kami langsung mengirim petugas untuk membuktikan laporan tersebut,” jelas Kabid Tibumtranmas Satpol PP Padang, Deni Harzandi.

Deni menerangkan, setelah petugas tiba di lokasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan pengelola hotel untuk memastikan kebenaran laporan masyarakat.

Di sana, petugas meminta buku tamu atau pengunjung dan langsung melakukan pemeriksaan setiap kamar.

“Rata-rata usia yang kita amankan masih remaja. Ada tiga perempuan yang masih dibawah umur. Saat diamankan, mereka tidak berbusana lengkap,” papar Deni.

Dikatakan, selain mengamankan pasangan ilegal ini, pihaknya juga menyita satu samurai ukuran setengah meter yang sengaja disimpan dibawah bantal.

“Kita juga amankan sebilah samurai yang ditemukan di salah satu kamar yang kita periksa. Selain itu, kita juga menduga perempuan ini merupakan wanita panggilan yang beraktivitas melalui media sosial (michat),” jelasnya.

Dikatakannya, untuk mengungkap prostitusi online, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polda Sumbar, dan pihaknya juga telah menyita sejumlah handphone dari muda-mudi yang diamankan.

“Kita sudah sita handphonenya, untuk dugaan prostitusi onlin‎enya akan kita serahkan ke kepolisian. Yang jelas kita sudah amankan berdasarkan laporan warga yang sudah resah dengan aktivitas muda-mudi di hotel tersebut,” katanya.

Dia juga menuturkan, untuk pengelola hotel pihaknya juga akan memanggil untuk dimintai keterangan terkait diamankannya pasangan muda-mudi ini di tempat penginapannya.

“Kita akan panggil pengelola hotelnya. Kalau terbukti, pihak hotel bekerjasama menyediakan praktik asusila, kita akan tindak sesuai dengan prosedur yang berlaku,” terangnya.

Terakhir dia mengatakan, untuk memastikan seluruh perempuan yang diamankan ini wanita panggilan, petugas PPNS tengah melakukan pemeriksaan kepada seluruhnya.

“Apabila nanti mereka terbukti sebagai pekerja seks komersial (PSK), kita akan langsung kirim ke Panti rehabilitasi Andam Dewi, Suka Rami, Kabupaten Solok,” pungkasnya.(Kay)

 

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Ribuan Warga Dievakuasi Saat Banjir Melanda China Bagian Selatan

Ratusan ribu warga di China telah dievakuasi di beberapa provinsi selatan dan timur setelah hujan yang tak henti-hentinya menyebabkan banjir dan memicu tanah longsor. Dua...

Hukum

Polis Ungkap Tersangka yang Tunggangi Insiden Bentrok di Desa Terantang Kampar

Polisi mengungkap tersangka otak di balik insiden bentrok antara sejumlah oknum preman bayaran dengan petani sawit di Desa Terantang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau,...