AP II: Tren Pemulihan Penerbangan Maskapai Makin Kuat

PT Angkasa Pura/AP II (persero) menyatakan, tren pergerakan penumpang pesawat tetap stabil hingga saat ini, sekalipun telah diberlakukannya regulasi terbaru bagi penumpang pesawat rute domestik sesuai Surat Edaran Kementerian Perhubungan No.70/2022 sejak 17 Juli lalu, jumlah pergerakan penumpang di bandara – bandara AP II tetap stabil.

Menurut Direktur Utama AP II, Muhammad Awaluddin, penerapan SE Kemenhub No.70/2022 berjalan dengan sangat baik di seluruh bandara AP II didukung kolaborasi bersama seluruh stakeholder antara lain Otoritas Bandara, Satgas COVID-19, Kantor Kesehatan Pelabuhan Kementerian Kesehatan dan maskapai.

“Pergerakan penumpang pesawat tetap stabil, tren pemulihan tetap kuat. Ini menandakan penumpang pesawat dapat dengan baik memenuhi regulasi terbaru termasuk terkait pemenuhan vaksinasi booster,” ujar Awaluddin dikutip dari infopublik pada Kamis (28/7/2022).

Oleh karena itu, pihaknya memberikan apresiasi dan berterima kasih kepada penumpang pesawat yang dengan baik memenuhi regulasi tersebut. “AP II mendukung penerapan setiap regulasi yang ada, dan regulasi terbaru ini dapat mendorong percepatan vaksinasi booster bagi masyarakat serta berdampak serta sebagai upaya mewujudkan safe travel di tengah pandemi,” ucapnya.

Adapun rata-rata pergerakan penumpang di bandara AP II sebelum berlakunya SE Kemenhub No.70/2022 yakni pada 9 – 16 Juli 2022 adalah sekitar 175.000 penumpang/hari, di mana jumlah ini sama dengan setelah berlakunya SE Kemenhub No.70/2022 yakni pada 17 – 24 Juli 2022 yang juga sekitar 175.000 penumpang/hari.

Sementara itu secara month-to-date yakni 1-24 Juli 2022 jumlah pergerakan penumpang di bandara AP II secara kumulatif mencapai 4,49 juta penumpang atau naik sebesar 3 persen dibandingkan dengan 1-24 Juni 2022 sebanyak 4,36 juta penumpang.

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta yang merupakan bandara terbesar di Indonesia, penumpang pada 1-24 Juli 2022 tercatat sekitar 3 juta penumpang atau naik sekitar 3 persen dari 1-24 Juni 2022 sebanyak 2,9 juta penumpang.

BACA JUGA  AP II dan Garuda Indonesia Perkuat Aspek Operasional dan Bisnis

“Saat persyaratan perjalanan terbaru mulai diterapkan pada 17 Juli 2022, pergerakan penumpang di bandara AP II tetap stabil. Apabila dibandingkan antara 1-24 Juli 2022 dengan 1-24 Juni 2022, mengalami peningkatan sekitar 3 persen,” kata Awaluddin.

Awaluddin menuturkan, pada Agustus 2022 diperkirakan jumlah penumpang pesawat akan kembali meningkat sejalan dengan perayaan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

AP II pun turut mendukung penumpang pesawat untuk dapat memenuhi persyaratan perjalanan itu, di mana tersedia sentra vaksinasi booster di bandara-bandara yang dikelola perseroan, seperti di Bandara Soekarno-Hatta dengan tiga sentra vaksinasi booster yaitu di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3 yang dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Total, sentra vaksinasi di bandara-bandara AP II telah melayani vaksinasi booster bagi sekitar 1.000 penumpang pesawat. Bandara-bandara AP II juga membuka layanan Airport Health Center bagi penumpang pesawat untuk melakukan tes PCR.

Sejalan dengan berlakunya SE Kemenhub No.70/2022, maka di setiap bandara AP II calon penumpang yang akan berangkat diminta melakukan scan QR Code di bandara melalui aplikasi PeduliLindungi untuk kemudian ditunjukkan kepada petugas maskapai.

Apabila hasil scan menunjukkan warna kuning atau merah di aplikasi PeduliLindungi, maka calon penumpang harus melengkapi dengan tes antigen atau PCR sesuai ketentuan yang berlaku. Jika hasil scan menunjukkan warna hijau di aplikasi PeduliLindungi, menandakan calon penumpang sudah memenuhi persyaratan kesehatan (sudah vaksinasi booster, atau sudah tes PCR, atau sudah tes antigen, sesuai ketentuan berlaku), dan dapat langsung memproses keberangkatan.

Adapun verifikasi dokumen vaksinasi atau hasil tes COVID-19 di luar aplikasi PeduliLindungi akan dilakukan oleh petugas KKP Kementerian Kesehatan di bandara.

BACA JUGA  Maskapai Citilink Kembali Terbangi Rute Jakarta - Kuala Lumpur

Sebagai informasi, berdasarkan SE Kementerian Perhubungan Nomor 70/2022 penumpang rute domestik yang sudah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak diwajibkan melakukan tes PCR atau antigen. Apabila baru mendapat dosis kedua maka wajib menunjukkan hasil tes antigen (sampel diambil 1×24 jam sebelum berangkat) atau PCR (sampel diambil 3×24 jam sebelum berangkat). Jika baru mendapat dosis pertama, wajib menunjukkan tes PCR (sampel diambil 3×24 jam sebelum berangkat).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Foto Kencan Kembali Bocor, Netizen Frustasi Agensi V dan Jennie Masih Bungkam

Sejak foto pertama yang diduga adalah V BTS dan Jennie BLACKPINK bocor pada bulan Mei tahun ini, penggemar dengan cemas menunggu YG Entertainment atau...

Gaya Hidup

3 Rekomendasi Susu Peninggi Badan yang Perlu kalian Ketahui

Memiliki tinggi badan ideal adalah impian hampir  semua orang. Banyak orang yang merasa tinggi badannya kurang ideal dan melakukan berbagai cara untuk menambah tinggi...

Peristiwa

Seorang Bule Pingsan di Kolam Renang dan Berujung Meninggal di Karangasem

Pria bule asal Belanda bernama Eddy Van Den Brand (63) meninggal dunia di sebuah villa tempat ia menginap di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten...

Hukum

Kecelakaan di Cigombong Bogor, Truk Tabrak Motor, Satu Tewas

Peristiwa kecelakaan terjadi, Sebuah truk menabrak sepeda motor terjadi di Jalan Raya Sukabumi-Cigombong, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Akibatnya, satu orang meninggal...

Iklan3