4 Dampak Konsumsi Obat setelah Minum Kopi

Konsumsi obat setelah minum kopi kerap dilakukan oleh sebagian orang. Padahal, minum kopi setelah mengonsumsi obat-obatan tertentu dapat menimbulkan dampak yang kurang baik bagi tubuh. Apa saja dampaknya? Simak jawabannya berikut ini.

Konsumsi obat setelah minum minuman seperti kopi, biasanya dilakukan guna menyamarkan rasa pahit atau bau dari obat itu sendiri. Hal ini sebenarnya tidak dianjurkan, karena minuman tersebut mengandung kafein yang dapat memicu interaksi obat bila dikonsumsi bersamaan atau dalam waktu yang berdekatan.

Dampak Konsumsi Obat setelah Minum Kopi

Ada beberapa dampak yang dapat ditimbulkan akibat konsumsi obat setelah minum kopi, yaitu:

  1. Meningkatkan kadar kafein dalam darah

Konsumsi obat tertentu setelah minum kopi dapat mengganggu proses pemecahan kafein di hati. Akibatnya, kafein tidak terpecah dengan sempurna dan menumpuk di dalam darah.

Kadar kafein yang berlebih di dalam darah dapat menimbulkan efek berupa rasa cemas, tekanan darah meningkat, agitasi, dan jantung berdebar. Salah satu jenis obat yang dapat mengganggu pemecahan kafein adalah pil KB.

  1. Mengurangi penyerapan obat

Kopi mengandung tanin, yaitu senyawa yang dapat mengikat obat dan mengurangi penyerapan obat. Akibatnya, penyerapan zat dari obat yang dibutuhkan tubuh untuk mengatasi kondisi tertentu menjadi tidak maksimal.

  1. Meningkatkan risiko terjadinya efek samping obat

Kafein bersifat stimulan yang dapat merangsang kerja sistem saraf. Hal ini bisa berdampak buruk bila dikombinasikan dengan obat yang juga bersifat stimulan, seperti teofilin atau pseudoefedrin.

Konsumsi kopi setelah mengonsumsi obat-obatan tersebut dapat meningkatkan risiko munculnya efek samping obat, seperti sulit tidur, gelisah, sakit kepala, sesak napas, detak jantung cepat, bahkan denyut nadi tidak beraturan.

Selain itu, konsumsi kopi bersamaan obat-obatan jenis antikoagulan, seperti aspirin, clopidogrel, ibuprofen, dan naproxen, diketahui juga dapat meningkatkan efek samping obat-obatan tersebut. Salah satu efek sampingnya yang berbahaya adalah perdarahan dan syok.

  1. Menghambat kerja obat
BACA JUGA  Kenali 5 Jenis Obat Cacing Dewasa untuk Cegah dan Mengobati Penyakit Cacingan

Kafein juga terbukti dapat menghambat kerja beberapa jenis obat, seperti pentobarbital  dan obat antidepresan, misalnya amitriptyline dan imipramine. Hal ini karena adanya efek stimulan pada kafein yang dapat menghambat kerja obat dalam menimbulkan rasa kantuk.

Melihat berbagai dampak yang dapat ditimbulkan, alangkah baiknya bila Anda menghindari konsumsi obat apa pun setelah minum kopi.

Jika Anda terlanjur minum kopi dan ingin mengonsumsi obat, setidaknya tunggu sekitar 2 jam guna mengurangi risiko terjadinya interaksi antara kafein dan obat. Dengan begitu, efek samping yang tak diinginkan bisa terhindarkan.

Bila Anda mengalami gejala berupa sesak napas, denyut jantung cepat dan tidak beraturan, muntah berulang, atau bahkan penurunan kesadaran akibat konsumsi obat setelah minum kopi, segera periksakan diri ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

NASA Ambil Tindakan Darurat Terhadap ISS

Badan Penerbangan dan Antariksa atau NASA terpaksa mengambil tindakan darurat terhadap Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) untuk dapat menghindari puing-puing luar angkasa yang menujuke...

Hukum

Kejati Kalbar Hentikan Penyelidikan 2 Kasus KDRT dan Penganiayaan, Ini Alasannya

Penyidikan dua kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan dihentikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar). Restorative justice adalah mekanisme yang digunakan...