3 Tersangka Kasus Bentrokan Diamankan Polisi di Denpasar

Tiga tersangka kasus bentrokan antar kelompok telah diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Denpasar Selatan. Bentrokan itu terjadi di Jalan Pulau Roti, Banjar Dukuh Pesirahan, Desa Adat Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali.

“Sudah kita menetapkan tersangka. Ada tiga yang sudah kita tetapkan tersangka,” kata Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, Rabu (22/6/2022).

Seperti diketahui, sebelumnya pihak kepolisian telah memeriksa sebanyak 14 orang saksi atas kasus bentrokan antar-dua kelompok tersebut. Dari 14 orang yang telah diperiksa tersebut, tiga orang akhirnya dijadikan sebagai tersangka.

Menurut Teja, ketiga orang yang ditetapkan itu dilaporkan oleh korban. Korban mengaku dianiaya dengan cara dipukul dengan tangan kosong oleh ketiga tersangka. Setelah diperiksa, ketiga orang yang dijadikan tersangka terbukti melakukan pemukulan terhadap korban.

“(Mereka yang ditetapkan tersangka) yang terbukti memiliki korban, (terbukti) menganiaya korban,” jelas Teja.

Sayangnya, Teja belum memberikan identitas ketiga orang tersebut. Namun, ketiganya diganjar dengan Pasal 351 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan hukuman paling lama dua tahun delapan bulan penjara.

Meski telah menetapkan pelakunya, Teja menegaskan pihaknya masih terus melakukan penyelidikan. Pihaknya masih mendalami kemungkinan adanya penetapan pelaku tambahan dalam kasus tersebut.

“Ya, masih kita dalami lagi apakah masih ada yang terlibat dalam penganiayaan ini. Karena kan kemarin masih terkendala saksi, jadi yang baru terhubung tiga ini yang masih saling nyambung pengakuannya. Jadi masih tahap lidik terkait dengan kemungkinan ada tambahan,” jelas Teja.

Sebelumnya, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas menegaskan, proses hukum mengenai bentrokan kedua kelompok tersebut terus berjalan. Pihaknya membentuk tim guna mengungkap pelakunya.

“Yang jelas setiap ada kegiatan, kita lakukan pertama penegakan hukumnya. Kita bentuk tim, pelaku sudah kita kantongi, tinggal kita tangkap. Kita pemeriksaan saksi -saksi,” kata Bambang dalam keterangannya, Selasa (21/6/2022) kemarin.

BACA JUGA  Jual Sabu, Oknum Polisi di Bengkulu Diamankan

Selain itu, Polresta Denpasar juga melakukan pertemuan dengan Forum Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat) terkait dengan bentrokan tersebut. Bambang menyebut, pertemuan dilakukan guna mengantisipasi kejadian serupa tak meluas.

“Kita berdayakan Sipandu Beradat supaya permasalahan tidak meluas dan sesama antar-pihak tidak mengulangi lagi, itu yang terpenting pencegahan ke depannya,” jelas Bambang.

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Pakai Sandal Jepit Saat Mengendarai Sepeda Motor Tidak akan Kena Tilang

Pengendara motor yang menggunakan sandal jepit dipastikan oleh polisi tidak akan ditilang. Namun, polisi akan terus mengimbau kepada pengendara motor agar tidak riding menggunakan...

Gaya Hidup

Ini Cara Hilangkan Bau Badan agar Tidak Insecure

Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh keringat yang bercampur dengan bakteri. Hal ini bisa diatasi dengan cara perawatan tubuh dan menghindari makanan atau...

Peristiwa

Longsor di Pasaman Barat, Satu Warga Tewas

Bencana longsor terjadi Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Akibat longsor ini, satu orang tewas tertimbun sementara beberapa mobil juga terjebak. Kapolsek Talamau AKP Junaidi mengatakan,...

Hukum

Kejati Kalbar Hentikan Penyelidikan 2 Kasus KDRT dan Penganiayaan, Ini Alasannya

Penyidikan dua kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penganiayaan dihentikan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Barat (Kalbar). Restorative justice adalah mekanisme yang digunakan...