2 Pelaku Kasus Narkoba Ditangkap Polisi di Jembrana

Dua pelaku kasus narkoba ditangkap Polres Jembrana, mereka adalah tersangka narkoba lintas pulau dari Banyuwangi, Jawa Timur. Satu diantaranya merupakan residivis yang baru bebas.

Kedua pelaku yaitu Ida Bagus Kade Priadi alias Gablor (44), asal Desa Batuagung, Kecamatan Jembrana, dan tersangka Awaludin (47), asal Desa Kombading, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali. Kasus ini terungkap berawal dari informasi masyarakat, bahwa mereka sering menggunakan narkoba.

“Kedua pelaku ditangkap dalam waktu hampir bersamaan, tetapi bukan satu jaringan,” ujar Wakapolres Jembrana Kompol Losa Lusiano Araujo, di Polres Jembrana, Jumat (29/7/2022).

Tim Opsnal Satresnarkoba Jembrana yang dipimpin Kasatresnarkoba AKP I Komang Renta, menangkap tersangka Ida Bagus Kade Priadi alias Gablor, di tempat biliar dekat rumahnya, Banjar Batu Agung, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana, pada Minggu 24 Juli 2022 lalu. Tersangka mengaku mendapat barang tersebut dari seseorang berinisial YES asal Banyuwangi.

“Sekira pukul 02.30 Wita, terpantau berada di tempat biliar di Banjar Batu Agung, Desa Batu Agung, Kecamatan Jembrana. Ini ditangkap yang kedua kali, pelaku merupakan residivis dan pengedar sabu-sabu di wilayah Jembrana,” kata Losa Lusiano Araujo.

Pada saat ditangkap tahun 2017 lalu, tersangka Gablor ini sebagai pengguna narkoba dan divonis pidana penjara lima tahun. Setelah keluar penjara, tersangka menjadi pengedar sabu-sabu.

Barang bukti yang ditemukan dari penggeledahan di kamar Gablor, ditemukan 6 paket kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 24,3 gram bruto atau 22,74 netto, di bawah tumpukan pakaian di dalam lemari.

Kemudian dalam laci meja rias ditemukan 1 buah timbangan digital warna silver, 1 buah sendok dari pipet plastik, 1 bendel plastik klip, dan 1 buah HP. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Selain itu, Satresnarkoba Polres Jembrana juga mengamankan pemakai sabu-sabu, Awaludin (47), asal Banjar Kombading, Desa Pengambengan, Kecamatan Negara. Polisi mengamankan barang bukti 2 buah paket kristal bening diduga narkotika jenis sabu dengan berat keseluruhan 0,37 gram bruto atau 0,18 gram netto.

“Saat diinterogasi tersangka mengakui barang tersebut miliknya yang dibeli dari seseorang bernama Edi Bronco, di wilayah Kabupaten Banyuwangi,” ungkapnya.

Tersangka Awaludin dijerat pasal 114 ayat (1) atau pasal 112 ayat (1) atau 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 miliar, dan paling banyak Rp 10 miliar.

Iklan 7

Tinggalkan Balasan

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Jokowi soal Usul TNI Jabat di Kementerian: Kebutuhan Belum Mendesak

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan belum ada kebutuhan mendesak bagi pemerintah untuk menempatkan tentara di jabatan-jabatan kementerian atau lembaga negara. Hal ini disampaikan Jokowi merespons...

Gaya Hidup

5 Cara agar Tidak Cemas Berlebihan Menghadapi Masa Depan

Masa depan penuh dengan ketidakpastian. Kita tak bisa benar-benar tahu dengan pasti hal-hal yang akan terjadi di masa depan. Ada yang mungkin akan berhasil, tetapi...

Peristiwa

Seorang Wanita Ingin Bunuh Diri di Kupang Berhasil Digagalkan Warga

Seorang wanita ingin bunuh diri di Jembatan Liliba Kota Kupang pada Kamis (11/8/2022) namun berhasi digagalkan warga setempat. Warga yang melintas di Jembatan Liliba dan...

Hukum

Ferdy Sambo: Saya Meminta Maaf Beri Informasi Tidak Benar

Eks Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo meminta maaf kepada masyarakat luas dan pihak-pihak terkait yang terdampak masalah yang dihadapinya. Sambo mengakui telah...

Iklan 6