2 Anggota TNI di Jatim Dipecat karena LGBT: Melakukan Oral Seks

Dua anggota TNI dipecat dari kedinasan karena terbukti melakukan tindakan asusila, salah satunya dengan oral seks. Keduanya yakni Prada AW dan Prada WPL. Adapun kesatuan keduanya tak ditampilkan dalam salinan putusan.

Dalam persidangan, Pengadilan Militer Surabaya dalam putusan Nomor 124-K/PM.III-12/AD/VIII/2022 memutus keduanya dipecat dari dinas TNI karena melakukan tindakan asusila tergolong LGBT. Keduanya juga dijatuhi sanksi pidana.

Perbuatan asusila yang dilakukan kedua anggota TNI terjadi pada Februari hingga Juni 2022 di sebuah kapal, kemudian kamar tidur dan kamar mandi di daerah Sidoarjo, Mojokerto, serta di kamar mandi barak tentara yang berada di Mojokerto.

Dalam salinan putusan, disebutkan kedua anggota TNI memiliki kedekatan karena mengikuti pendidikan Secata pada 2021 bersama-sama. Pada Desember 2021, keduanya ditempatkan di lokasi yang sama yakni di Makassar, sehingga disebutkan keduanya menjadi akrab.

Pada Rabu (16/2/2022), kedua anggota TNI dipindahtugaskan, tetapi tak disebutkan ke kedinasan mana, menggunakan kapal laut. Dalam perjalanan dari Pelabuhan Makassar menuju Tanjung Perak Surabaya, kedua anggota TNI melakukan tindakan asusila.

“Di perjalanan dari pelabuhan Makassar menuju pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sekitar pukul 13.00 WITA, Terdakwa-1 melakukan hubungan sesama jenis dengan Terdakwa-2 di dek 3 kelas ekonomi kapal Laut dengan cara oral sex,” dikutip dari kumparan, Selasa (6/12).

Hal yang sama juga mereka lakukan April 2022, keduanya saat itu pulang cuti Lebaran ke salah satu rumah saksi. Keduanya tidur di tempat yang sama, sementara saksi tidur di lokasi berbeda.

Pada 29 April 2022, Prada AW disebut meraba kemaluan dari Prada WPL. Kemudian oral sex kembali terjadi. Namun saat itu, keduanya dipergoki oleh saksi. Bukan berhenti, keduanya masuk ke kamar mandi, lalu menguncinya. Keduanya kemudian melakukan hubungan sesama jenis.

“Bahwa Terdakwa-1 melakukan hubungan sesama jenis dengan Terdakwa-2 atas dasar suka sama suka dan Terdakwa-1 berperan sebagai perempuan sedangkan Terdakwa-2 berperan sebagai laki-laki,” lanjut salinan putusan.

Kemudian pada Juni 2022, keduanya sempat berhubungan sesama jenis tetapi direkam melalui handphone. Rekaman dilakukan oleh Prada AP dan disimpan di handphone miliknya.

Dalam salinan putusan, disebutkan keduanya melakukan hubungan sesama jenis sebanyak 8 kali.

Pada 7 Juli 2022, atasan di tempat keduanya bertugas memerintahkan untuk mengecek barang-barang dan handphone milik tamtama remaja baru agar terhindar dari narkoba dan judi online. Saat itulah, rekaman asusila keduanya terbongkar. Keduanya pun mengakui perbuatannya.

Kasusnya kemudian dibawa ke pengadilan militer. Keduanya kemudian divonis bersalah. Prada AW dijatuhi hukuman penjara selama 7 bulan dan dipecat dari dinas militer. Hukuman yang sama juga dijatuhkan kepada Prada WPL.

“Terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana: ketidaktaatan yang disengaja,” kata hakim Letkol Arif Sudibya selaku ketua, dan Mayor Musthofa serta Mayor Taryana sebagai hakim anggota dalam putusannya yang dibacakan pada 9 November 2022.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Must Read

- Advertisement -

Hot News

Klarifikasi Suami Selingkuh dengan Ibu Mertua di Serang Banten

Klarifikasi Suami Selingkuh dengan Ibu Mertua di Serang Banten. Sebuah kisah perselingkuhan viral di TikTok baru-baru ini. Kasus dugaan suami selingkuh dengan ibu mertua ini...
- Advertisement -

Gaya Hidup

Kembang Api Selalu Jadi Simbol Malam Pergantian Tahun, Berikut Asal Usulnya

Saat ini, kembang api telah menjelma menjadi simbol perayaan di seluruh dunia. Kembang api mengalami perkembangan yang sangat siginifikan, dari zaman Tiongkok kuno hingga...

Peristiwa

Geger! Pria di Jakarta Timur Ditemukan Tewas Tersengat Listrik

AG (55) tahun, Seorang pria dilaporkan tewas tersengat listrik dan terjepit di antara toren air isi ulang di Jalan Permata 2, Kampung Melayu, Jakarta...

Hukum

Bejat! Pria Paruh Baya di Bukittinggi Ditangkap Cabuli Remaja Laki-Laki

IG (46) tahun, Seorang pria paruh baya ditangkap polisi atas dugaan mencabuli anak bawah umur pada Sabtu 28 Januari 2023. Kasat Reksrim Polresta Bukittinggi, AKP...

Iklan3